Erdogan menegaskan tak akan meninggalkan Muslim Rohingya yang tertindas dalam konflik vertikal dan horizontal di Myanmar

Presiden Turki, Recep Erdogan
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menegaskan bangsanya tak akan meninggalkan Muslim Rohingya yang tertindas dalam konflik vertikal dan horizontal di Myanmar.

"Rohingya tak boleh ditinggalkan sendiri!", ujarnya, dikutip DailySabah.

Berbicara di acara Hari Kemenangan di Istana Kepresidenan Beştepe Ankara, Erdoğan menggarisbawahi bahwa Turki siap memberi lebih banyak bantuan kemanusiaan untuk Rohingya. Ia juga meminta masyarakat internasional melakukannya.

Sebelumnya Erdogan telah mendesak PBB untuk menekan Myanmar terkait perlakuan pada Rohingya.

Dalam seminggu terakhir, dilaporkan 110 Muslim Rohingya terbunuh dalam kekerasan, baik sipil maupun anggota pejuang, akibat bentrok dengan pasukan Myanmar maupun paramiliternya.

Sementara itu, sekitar 18.000 orang melarikan diri dari penganiayaan menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM).

Kekerasan terbaru dimulai beberapa pekan lalu. Sejumlah aktivis Rohingya melaporkan adanya upaya pengepungan dan penyisiran ke desa-desa Rohingya di Rathedaung oleh pasukan keamanan dan milisi Buddha Rakhine. Menyebabkan warga desa kelaparan atau terusir.

Rekaman foto dan video korban Rohingya telah beredar sebelum Kamis (24/8).

Hal ini memicu serangan kelompok pejuang Rohingya yang menamakan dirinya ARSA ke puluhan pos keamanan Myanmar di Maungdaw, Jum'at (25/8) dinihari.

Kekerasan oleh militer Myanmar kemudian meluas dan menyebabkan krisis pengungsi baru.

Pemerintah Myanmar beralasan, ribuan pemuda "Bengali" (sebutan kasar untuk etnis Rohingnya), telah menjadi "radikal".

Rohingya tidak diakui oleh Myanmar, mereka telah mengalami penindasan selama puluhan tahun. Tak memiliki hak mengakses pendidikan, kesehatan hingga ditempatkan ke kamp-kamp kumuh dengan alasan keamanan, atau "mencegah konflik horizontal" dengan Buddha Rakhine sejak 2012. (DailySabah/AA/Arakannews/rslh)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.