Pemerintah Saudi meminta berbagai kementerian meninjau ulang proyek infrastruktur dan pembangunan ekonomi yang belum selesai

Riyadh, Arab Saudi (Reuters)
Pemerintah Arab Saudi meminta berbagai kementerian meninjau ulang proyek infrastruktur dan pembangunan ekonomi yang belum selesai, agar dilakukan restrukturisasi, menurut sumber.

Biro Rasionalisasi Pengeluaran Modal dan Operasional Riyadh sedang menyusun daftar proyek yang penyelesaiannya masih di bawah 25 persen.

Sebagian besar proyek itu terbengkalai saat terjadi ledakan harga minyak dan belanja negara mewah.

Untuk memutuskan apakah proyek-proyek tersebut sebaiknya ditangguhkan atau dilanjutkan, para pejabat akan mempelajari kelayakannya melalui panduan reformasi pemerintah.

"Beberapa proyek dapat dijalankan kembali dengan kerja sama sektor swasta, mungkin melalui kontrak build-operate-transfer (BOT)," ujar salah satu sumber.

Berdasarkan kontrak BOT, investor swasta akan membiayai, membangun, dan mengoperasikan proyek dalam jangka waktu tertentu untuk memperoleh keuntungan. Setelah itu kepemilikan dikembalikan pada pemerintah.

"Proyek-proyek lain akan ditangguhkan jika tidak memenuhi tujuan ekonomi saat ini," menurut sumber. Rekomendasi untuk beberapa proyek akan dibuat dalam beberapa hari.

Akibat rendahnya harga minyak, tahun lalu pemerintah telah mengurangi belanja infrastruktur untuk menutup defisit anggaran yang besar

Menteri Keuangan Mohammed al-Jadaan mengatakan, bulan Februari, biro efisiensi telah menyelamatkan kerajaan dari kerugian sebesar 80 miliar riyal ($ 21,33 miliar).

Laporan pada akhir tahun lalu menyebut biaya penyelesaian seluruh proyek dapat mencapai 1,4 triliun riyal.

Dalam laporan bulan Januari, konsultan Faithful+Gould memperkirakan, sekitar $13,3 miliar proyek pemerintah beresiko dibatalkan tahun ini karena tekanan fiskal dan perubahan prioritas pemerintah.

Pemerintah kemungkinan akan prioritaskan proyek-proyek kesejahteraan sosial dan bisnis seperti energi dan air. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.