Arab Saudi mengaktifkan kampanye penanganan buruh asing ilegal tanpa hukuman dan perlakuan manusiawi

ilustrasi (Arab News)
Direktorat Jenderal Paspor bersama Departemen Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial Saudi menggelar kampanye bagi pekerja asing yang melanggar izin tinggal.

Kampanye ini bermaksud membantu mereka untuk meninggalkan negara itu tanpa membayar denda atau hukuman.

Tenaga Kerja Asing (TKA) juga akan dibebaskan dari persyaratan sidik jari, sehingga dapat kembali ke Kerajaan jika mematuhi hukum.

Sembilan belas badan pemerintah yang berpartisipasi dalam kampanye “A Nation without Violators" berusaha membantu 1 juta pelanggar agar meninggalkan Saudi dalam tiga bulan.

Kampanye telah memfasilitasi keberangkatan lebih dari 5,5 juta TKA ilegal.

Melalui akun Twitter, Direktorat Jenderal Paspor memberi informasi mengenai kampanye ini dalam bahasa Urdu, Inggris, Indonesia, Arab dan bahasa lainnya.

Hampir 80 lokasi pengurusan paspor menerima TKA ilegal di 13 provinsi, dengan rincian:

10 di Riyadh, 7 di Quasimodo, 12 di Makkah, 2 di Al-Baba, 3 di Asir, 4 di Madinah dan wilayah Perbatasan Utara, 2 di Jazan, 3 di Hail, 5 di Najran, 4 di Al-Joudeh, 6 di Tabuk, dan 16 di Provinsi Timur.

"Kampanye ini akan menghidupkan kembali ekonomi perusahaan dan melindungi usaha kecil dan proyek TKA ilegal, juga mengurangi tingkat pengangguran dan menciptakan lingkungan yang aman”, ujar Dirjen Kementerian Tenaga Kerja dan Pembangunan Sosial cabang Qassim, Turki Al-Manea.

Perusahaan rekrutmen memainkan peran penting dalam pasar Saudi.

30 perusahaan memiliki 440 kantor di seluruh Kerajaan.

Perusahaan-perusahaan ini memiliki tingkat nasionalisasi 70 persen dan jarang terjadi pelanggaran.

Putra Mahkota Muhammed bin Nayef mendesak para pelanggar mengambil kesempatan selama tenggang waktu yang telah ditentukan, dan bekerja sama dalam mencapai tujuan kampanye ini.

Ia meminta pihak terkait untuk memfasilitasi keberangkatan TKA ilegal selama periode kampanye dan membebaskan mereka dari hukuman. (Arabnews).
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.