Pemerintah Malaysia secara tersirat menyatakan perlindungannya pada Zakir Naik yang tengah diburu India

Pendakwah terkenal Dr Zakir Naik disahkan mendapat status penduduk tetap Malaysia sejak lima tahun lalu (The Malay Mail Online)
Pendakwah terkenal Dr Zakir Naik mendapat status penduduk tetap (PR) di Malaysia sejak lima tahun lalu, kata wakil perdana menteri Malaysia.

Menurut Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi, Malaysia bukan satu-satunya negara yang memberi status itu kepada presiden Yayasan Kajian Islam (IRF).

“Zakir Naik ada PR Malaysia tetapi dia bukan rakyat sini, dan saya kira dia juga tinggal di negara lain", katanya seperti dikutip the Star Online.

Kementerian Dalam Negeri (KDN) Malaysia pada November 2016 menolak laporan media India, yang menyebut Zakir mendapat kewarganegaraan Malaysia pasca menerima anugerah Tokoh Maal Hijrah 2013.

Mengulas tentang Dr Zakir yang didakwa terlibat kasus pengelolaan dana ilegal di India, Zahid menegaskan pemerintah Malaysia tak berwenang mengurusi kasus itu.

Namun, polisi Malaysia bersedia membantu pihak berwenang jika kedua negara punya perjanjian ekstradisi.

Dengan status PR, Zakir Naik yang dekat dengan pejabat tinggi Malaysia ini bisa bebas tinggal di negara itu.

Meski demikian, aktivitas Zakir Naik di Malaysia mendapat penentangan dari kalangan sekuler-liberal yang mengajukan gugatan hukum untuk mengusir atau menahannya. (The Malay Mail Online/The Star)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.