Pasca serangan kimia, 2 tempat penyokong penyelamatan korban ikut digempur serangan udara oleh Assad/sekutunya

Tanda bahaya ditempatkan pada lokasi kejadian serangan yang diduga menggunakan bahan kimia (AA).
Fotografer dari media berita Anadolu Agency membuat rekaman mengenai rumah sakit dan pusat pertahanan sipil di kota Khan Syaikhun, provinsi Idlib, yang hancur akibat serangan selasa (4/4) kemarin.

Kedua bangunan hancur total dan tidak dapat beroperasi melayani warga.

2 tempat yang jadi pendukung kehidupan warga sipil menjadi sasaran serangan hanya beberapa jam setelah serangan kimia di kota yang sama.

Rumah sakit dan pusat pertahanan sipil terletak sekitar 5 km dari lokasi serangan kimia. Keduanya dibangun di dalam bukit berbatu sebagai perlindungan dari serangan udara rezim.

Video menunjukkan area yang dipenuhi puing-puing dan pecahan peluru roket.

"Di sinilah korban serangan kimia sedang dirawat, namun rezim Assad menyerang bangunan ini juga”, ujar pekerja rumah sakit Hazem Sahwan.

“Rumah sakit ini benar-benar tidak bisa beroperasi sekarang", tambahnya.

Rezim Suriah diduga kuat menggunakan senjata kimia jenis gas saraf, yaitu Sarin.

Sebelum itu, pesawat rezim Suriah juga dilaporkan melakukan serangan di kota al-Habit, Idlib. Puluhan orang terkena dampak gas kimia Klorin.

Tahun lalu, panel investigasi PBB menyatakan bahwa senjata kimia telah digunakan oleh pasukan rezim antara tahun 2014 dan 2015.

Namun, belum ada langkah-langkah hukuman yang akan diambil. (Anadolu Agency)

Video dapat di lihat di Sini
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.