Di Manado, unit khusus Banser yaitu 'Densus 99' diterjunkan untuk amankan Paskah. Kelompok ini dikenal kebal petasan

Ilustrasi aktivis Banser
Banser GP Ansor menyatakan siap membantu pengamanan gereja selama perayaan ibadah Jum'at Agung (wafatnya Yesus bin Maria) dan Paskah (Kebangkitan Yesus bin Maria).

Sekjen GP Ansor, Adung Abdurrahman, sudah menyiagakan personel apabila Polri dan TNI memerlukan bantuan.

"Gereja mana dan berapa personel yang diperlukan tergantung kondisi lapangan setelah berkoordinasi dengan Polri. Namun, hingga sekarang belum ada permintaan", kata Adung seperti dilansir Media Indonesia, Kamis (13/4).

Mereka juga mengajak semua pihak bersama-sama menjaga persaudaraan. Kondisi yang sudah baik saat ini harus dijaga agar bisa menjadi teladan bagi dunia.

"Kami mengucapkan selamat merayakan Paskah bagi saudara-saudara umat Kristiani", ucap Adung.

Di Yogyakarta, Banser turut mengamankan gereja bersama kelompok masyarakat lain seperti Pramuka dan PMI.

Di Solo, Banser turut pasang badan di Gereja Katolik St. Petrus Gendengan.

Sebelumnya, di Manado, Banser bahkan telah menyiapkan 'Densus 99' dalam mengawal kegiatan Paskah di daerah itu.

"Kami menerjunkan tim densus 99 Banser sebelum dan saat pelaksanaan. Tim Densus 99 Banser yang diterjunkan terlatih dalam melakukan proteksi termasuk kerja intelijennya", ujar Komandan Satuan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kota Manado, Michael Djamal.

Djamal menuturkan, selain tim densus 99, 100 personil pasukan inti Banser Manado akan diterjunkan di lokasi-lokasi strategis yang menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan Paskah Nasional.

"Demi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), kami selalu siap siaga pada setiap momentum, apalagi perayaan perayaan umat beragama", jelas Djamal, dikutip Manado Post.

Dalam aksinya, Banser akan tetap melakukan koordinasi dengan pihak keamanan, baik TNI maupun Polri.

"Kami tetap akan berkoordinasi dengan semua pihak termasuk TNI dan Polri dalam membantu pengamanan kegiatan Paskah ini. Kami juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas organisasi yang dianggap dapat merusak tatanan dan toleransi termasuk perpecahan di negara ini", pungkasnya. (Metrotvnews/ManadoPost/Solopost/SuaraMerdeka)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.