Para ahli dari badan pengawas dunia melaporkan senjata kimia telah digunakan 45 kali di Suriah, sejak akhir tahun lalu

Kepala OPCW Ahmet Uzumcu (Arab News)
Para ahli dari badan pengawas dunia melaporkan senjata kimia telah digunakan 45 kali di Suriah, sejak akhir tahun lalu.

Kepala OPCW Ahmet Uzumcu pada jumat (28/4) mengatakan, daftar tuduhan penggunaan senjata kimia sudah dilaporkan ke pusat operasi organisasinya.

"Pada akhir 2016, terdapat 30 insiden berbeda, dan awal tahun ini ada 15 insiden terpisah, jadi totalnya 45", ujarnya.

Penggunaan bahan kimia ini termasuk serangan gas Sarin 4 April lalu di kota Khan Syeikhun.

Menurut Uzumcu, laporan dicatat para ahli yang mengikuti kasus dari pusat operasi.

"Ini bisa berbahaya. Rezim Suriah memiliki cukup waktu menghapus jejak (dari serangan kimia). Mereka akan punya waktu melakukannya sampai pengawas tiba di Suriah", ujar Hamdan al-Shehri, analis politik dan pakar hubungan internasional.

OPCW saat ini berusaha memastikan keamanan lapangan untuk mengirim tim pencari fakta ke TKP.

"Rezim Basyar Assad telah bersedia mendukung misi dan mengundang kami datang lewat Damaskus. Masalahnya, TKP-nya dikendalikan kelompok oposisi bersenjata, jadi kami perlu melakukan kesepakatan dengan mereka agar memastikan gencatan senjata sementara", tambahnya.

Uzumcu mengatakan tim dan relawannya sudah sudah siap berangkat. (Arab News).
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.