Apa yang terjadi antara NATO dan Rusia saat ini, seolah tengah menuju ke situasi yang mirip perang dingin

kapal Laksamana Grigorovich Rusia berlayar di Bosphorus dalam perjalanan ke Laut Mediterania, di Istanbul, Turki (4/11/2016. REUTERS)
Kegiatan angkatan laut Rusia di Eropa baru-baru teramati meningkat secara signifikan, menurut perwira AS dan NATO, Laksamana Michelle Howard.

Ia prihatin atas penyebaran AL Rusia yang dapat mengganggu 'aliansi transatlantik'.

Howard, pemimpin Allied Joint Force Command NATO di Naples dan komando angkatan laut AS di Eropa dan Afrika, mengatakan:

"Kami melihat aktivitas yang bahkan tidak terlihat ketika (mereka masih berbentuk) Uni Soviet. Ini kegiatan preseden", ujar Howard, Sabtu (8/4).

Menurutnya, peningkatan terjadi secara jelas meski postur AL Rusia masih lebih kecil dibanding era perang dingin.

Kegiatan ini termasuk penyebaran kapal induk Admiral Kuznetsov Rusia di laut Mediterania, meningkatkan patroli di wilayah Atlantik dan Arktik utara, penyebaran kapal selam, dan aktivitas kapal selam di Laut Hitam.

"Mereka angkatan laut dunia, saya mengerti itu. Tapi aktivitas di daerah ini secara substansial meningkat selama beberapa tahun terakhir", ujar Howard.

Ia mengatakan, anggota aliansi NATO mungkin akan berfokus di area yang diinginkan, dan mengabaikan kegiatan Rusia di daerah lain.

"Ketika berpikir tentang pergerakan di suatu tempat, Rusia akhirnya membelah dan mengganggu pandangan aliansi", katanya.

Manuver AL Rusia juga disertai peningkatan serangan cyber, serta sejumlah "fly bys" oleh pesawat Rusia terhadap kapal AS dan sekutunya di laut, menurut Howard.

NATO sendiri telah membangun kekuatan fisik di Polandia dan negara-negara Baltik, yang dipandang sebagai ancaman oleh Rusia.

Sementara itu AS dan Eropa semakin khawatir terhadap manuver Moskow, setelah muncul kecurigaan serangan propaganda dan intervensi cyber terhadap hasil pemilu di Barat.

Howard mengatakan, anggota NATO meningkatkan kemampuan, juga mengirim sinyal tentang kekuatan dan tekad aliansi.

Ia memuji perjanjian terbaru Jerman-Norwegia dalam membangun kapal selam bersama sebagai tanda peningkatan kerja sama. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.