Arab Saudi ternyata tak hanya kaya minyak, untuk mengurangi ketergantungan padanya, potensi tambang lain akan diolah

Ilustrasi kegiatan ekonomi
Gubernur Makkah Pangeran Khalid al-Faisal akan meluncurkan tambang dan pabrik al-Duwaihi hari Senin (24/4) esok, beserta sejumlah proyek infrastruktur pertambangan lainnya di wilayah Mekkah.

Al-Duwaihi merupakan tambang emas terbesar di Kerajaan Saudi. Tambang ini dimiliki dan dikelola oleh Saudi Arabian Mining Co (Maaden).

Proyek infrastruktur lain di daerah itu meliputi pembangunan pipa sepanjang 450 km untuk mengangkut air limbah dari Taif ke al-Duwaihi.

Dan pembangunan jalan sepanjang 117 km yang menghubungkan al-Duwaihi dengan jalan raya Riyadh-Taif.

Investasi Maaden di tambang dan proyek infrastruktur terkait lebih dari SR1.5 miliar ($ 400 juta).

Sekitar 150 peluang kerja terbuka bagi pemuda Saudi, 70 persen di antaranya berasal dari desa-desa terdekat, dan 200 pekerjaan secara tidak langsung melalui kontraktor pemenuhan operasional tambang.

Lebih dari 30 trainee dari daerah tetangga telah menyelesaikan pelatihan di Institut Pertambangan Saudi di Arar, yang didirikan oleh Maaden bekerjasama dengan Technical and Vocational Training Corp.

Mereka juga telah tergabung dalam pekerjaan di al-Duwaihi.

Sebanyak 57 warga Saudi lainnya juga bergabung dengan Saudi Institute of Mining di Arar untuk mengikuti kursus tiga tahun.

Mereka dipersiapkan melakukan operasi tambang di wilayah ini di masa mendatang. (Arabnews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.