Oposisi mengklaim 103 pasukan rezim tewas, termasuk 45 perwira, 9 anggota Hezbollah dan 1 anggota IRGC

Salah satu tentara Suriah yang terbunuh dalam pertempuran di Daara melawan pihak oposisi (Orient-News)
Kerugian besar yang diderita oleh pasukan Assad dan milisi Syi'ah asing di al-Manshiyyah, Dara'a, diumumkan oleh Ruang Operasi al-Bunyan al-Marsous (BMOR) dari oposisi selatan, Senin (10/4).

BMOR mengklaim, 103 pasukan rezim tewas, termasuk 45 perwira, 9 anggota Hezbollah dan 1 anggota IRGC.

Meski jumlahnya tidak terverifikasi sumber independen, pejuang oposisi merilis foto-foto mayat tentara Assad untuk menguatkan klaimnya.

Berdasarkan infografis dari BMOR, pejuang oposisi juga berhasil menghancurkan enam tank, enam kendaraan Shilka, dan tiga buldoser militer selama pertempuran.

Pejuang oposisi pun mengaku berhasil menembak jatuh dua drone pengintai dan menyita banyak senjata.

Pada Minggu (9/4), pejuang FSA merebut pos-pos pemeriksaan di al-La'bin dan Tel, kawasan distrik al-Manshiyyah.

Mereka berhasil mengontrol al-Salloum, al-Binayat, pos pemeriksaan Dragha, dan merebut 47 blok.

Pejuang oposisi memulai serangan di Dara'a sejak 12 Februari lalu dengan nama "Death over ‎Kneeling Down".

Sejauh ini kedua belah pihak saling tarik ulur dalam penguasaan daerah itu sejak pertempuran Februari.

Manshiyyah sangat penting untuk mengontrol kota Dara'a hingga ke perbatasan Yordania. (Orient-news)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.