Warga bergabung dengan mahasiswa, bentrokan tumpah ke jalan-jalan utama kota dengan pasukan India

bentrokan antara mahasiswa dan pasukan keamanan Kashmir India (AlJazeera)
Terjadi bentrokan antara mahasiswa dan pasukan keamanan Kashmir India saat pemerintah setempat membuka kembali sekolah dan perguruan tinggi.

Sebelumnya, kedua fasilitas ini ditutup akibat demonstrasi pimpinan mahasiswa.

Kekerasan meletus pada Senin (24/4) di SP Higher Secondary School, Srinagar's Lal Chowk, pusat komersial wilayah Himalaya.

Pasukan keamanan menggunakan gas air mata dan meriam air untuk menghentikan demonstran di jalanan.

Para pelajar membalas dengan melemparkan batu dan menerobos barikade tentara polisi serta paramiliter.

Mereka meneriakkan "Pergi, India" dan "Kami menginginkan kebebasan". Siswa dan beberapa personil polisi mengalami luka-luka dalam bentrokan tersebut.

Saat warga bergabung dengan mahasiswa, bentrokan tumpah ke jalan-jalan utama kota.

Pasukan kemudian menembakkan amunisi ke udara dengan maksud memadamkan demonstrasi yang terus meningkat.

Aksi protes mahasiswa pertama kali meletus 15 April lalu.

Saat itu pasukan keamanan menggerebek sebuah perguruan tinggi di distrik Pulwama, Kashmir selatan dan menyerang siswa.

Sekitar 54 mahasiswa mengalami luka-luka. Pihak berwenang tidak menjelaskan hal yang mereka cari dalam penggerebekan.

"Kami mengerti bahwa siswa memiliki keluhan namun kami meminta mereka melanjutkan kuliah. Kami telah memerintahkan penyelidikan atas kejadian di Sekolah Tinggi Pulwama 13 April lalu", ujar Syed Altaf Bukhari, menteri pendidikan negara bagian.

"Kami menangani situasi ini dengan damai, seperti pada anak-anak kami sendiri. Saya berhubungan dengan kepala sekolah dan guru, meminta mereka menasihati siswa dan mendengarkan permasalahannya", katanya.

Aksi susulan terjadi 17 April. Bentrokan hari itu membuat lebih dari 100 siswa dan sejumlah polisi cedera.

Pihak berwenang memutuskan menutup perguruan tinggi, universitas, dan beberapa sekolah menengah selama seminggu, namun demonstrasi terus berlanjut tanpa henti. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.