Nusron menyebut pasangan petahana itu sebagai "pro umat Islam"

Nusron Wahid (ANTARA FOTO)
Politisi Golkar Nusron Wahid mengajak warga Madura di DKI Jakarta untuk memilih Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) pada Pilkada DKI putaran kedua 19 April 2017.

"Datanya kan ada sekitar 200 ribu warga Madura di DKI Jakarta. Diharapkan mayoritas warga Madura di DKI Jakarta bisa memilih pasangan Basuki-Djarot pada Pilkada DKI putaran kedua 19 April mendatang", kata Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Indonesia I (Jawa dan Sumatera), Nusron, dalam keterangan tertulisnya, Senin.

Ia mengatakan, dukungan warga Madura di Jakarta mulai meningkat dengan adanya silaturahmi antar warga dan tokoh yang memiliki kesamaan visi dengan pasangan Ahok-Djarot.

Nusron juga menyebut pasangan petahana itu sebagai "pro umat Islam".

Ia mengklaim, banyak program yang dijalankan Ahok-Djarot cocok dengan warga Madura yang dikenal sangat Islami.

Misalnya memberikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Santri khusus bagi warga DKI Jakarta yang ingin mondok di Jawa dan daerah lainnya.

"Jadi KJP Santri ini diperuntukkan bagi orang Jakarta yang ingin mengirim anaknya menjadi santri di Jawa Timur, Madura, Jawa Tengah, Jawa Barat dan daerah lainnya akan tetap dapat KJP dari Jakarta", jelas Nusron.

Tidak hanya itu, Nusron juga menjelaskan bahwa bagi warga DKI Jakarta yang kuliah pun akan mendapat KJNU dengan nominal Rp18 juta per tahun.

"Ini kan program Pak Basuki-Djarot yang sangat bermanfaat bagi warga Madura yang banyak cari nafkah di Jakarta", imbuh Nusron.

Dalam acara itu juga sekaligus dilakukan Deklarasi Dukungan Warga Madura bagi pasangan nomor urut dua itu.

Nusron juga berterima kasih kepada para sesepuh dan alim ulama yang memiliki visi dan misi sama terkait pasangan Ahok-Djarot. (Antaranews)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.