Panitia memberi saran penting kepada para peserta di acara dakwah Zakir Naik di Bekasi, salah satunya jangan bawa anak kecil, ini alasannya...

Maraton dakwah Dr. Zakir Naik selama satu pekan di tanah air

Polres Metro Bekasi Kota, Jawa Barat, akan menyiagakan lebih dari 1.000 personelnya untuk menjaga kondusivitas jalannya ceramah umum Zakir Naik, di Stadion Patriot Chandrabaga Kota Bekasi, Sabtu malam (8/4).

"Sistem pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Upaya petugas dalam menjaga kondusivitas dilakukan secara preventif dan persuasif", kata Kabag Ops Polrestro Bekasi Kota, Komisaris Polisi Aslan Solastomo, di Bekasi, Jum'at.

Menurutnya, polisi telah mensterilisasi terhadap 30.000 kursi tribun stadion sejak Jum'at pagi dan dilakukan simulasi pengamanan saat apel persiapan.

"Rencana penempatan personel gabungan dari berbagai unsur dipersiapkan seluruhnya berjumlah 1.609 untuk menjaga ini. Termasuk juga Satuan Polisi Pamong Praja, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kesehatan", katanya.

Mereka dikerahkan menjadi enam lapis pengamanan, disebar di sekitar Jalan Guntur Raya Tribun Barat sebanyak tiga pintu masuk tribun dan sebelah Jalan Ahmad Yani sebelah timur sebanyak tiga pintu masuk.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Pelaksana Zakir Naik Indonesia Visit 2017 Arif Fatwaddin mengatakan total peserta yang akan hadir mencapai 46 ribu orang.

“Tadi malam sudah diakumulasi dari pendaftaran daring (online) dan kami sudah mengirimkan tiket SMS kepada 42 ribu orang. Sedangkan untuk VIP dan undangan lainnya sebanyak 4.000”, kata Arif dilansir Republika, Sabtu.

Ceramah baru dimulai pukul 20.00 WIB. Namun gerbang akan dibuka pukul 16.30 WIB dan peserta boleh memasuki lokasi.

“Nanti peserta akan melaksanakan shalat Maghrib di area, dan sudah disediakan tempat-tempat untuk wudhu dan shalat”, ujarnya.

Setelah shalat maghrib akan dilanjutkan ceramah anak Zakir Naik, yaitu Fariq.

Arif menyarankan kepada peserta agar membawa bekal, alat shalat, dan menjaga wudhu.

“Supaya nanti tidak merepotkan peserta juga jika harus wudhu lagi”, ujarnya.

Selain itu, Arif mengimbau tidak membawa anak kecil.

“Ini dikhususkan untuk usia 17 tahun ke atas, mengingat acaranya sampai tengah malam”, ujar Arif.

Ia juga menyarankan peserta membawa earphone karena akan ada radio yang menerjemahkan secara langsung, yaitu Radio Dakta.

Selain itu, peserta diminta membawa plastik untuk sampah. Peserta tidak diperbolehkan membawa kamera atau alat perekam saat acara berlangsung. (Antaranews/Republika)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.