Aher secara pribadi, juga atas nama masyarakat Jawa Barat merasa terhormat bisa menjamu dan menerima Dr. Zakir Naik

Dr. Zakir Naik disambut di Jabar (foto: inilah.com)
Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atau Aher berharap kehadiran Cendekiawan Muslim asal India Dr. Zakir Naik selama beberapa hari di Indonesia bisa memperkuat iman seluruh umat Muslim yang ada di Indonesia.

"Kami sangat berharap bahwa kunjungan anda dapat memperkuat iman kita dan meningkatkan pengetahuan kita tentang din (agama Islam) yang indah ini", kata Aher saat memberikan sambutan di acara jamuan makan malam Zakir Naik, di Gedung Sate Bandung, Sabtu (1/4) malam.

Aher ini juga berharap, kedatangan Dr. Zakir Naik juga bisa dapat memberikan sejumlah pencerahan pada isu-isu yang akan memperbarui iman umat Islam tanah air.

Aher secara pribadi, juga atas nama masyarakat Jawa Barat merasa terhormat bisa menjamu dan menerima Dr. Zakir Naik.

"Kami bangga dan rendah hati untuk menyambut di tengah-tengah kita, tamu terhormat kami dan saudara Dr. Zakir Naik. Kami berterima kasih untuk menyambut ahli terkenal di perbandingan agama di Jawa Barat, salah satu provinsi terpadat di Indonesia", kata Zakir Naik.

Sementara itu, Dr. Zakir Naik mengaku terkesan dengan keramahtamahan Indonesia saat menginjakkan kaki di ibukota Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung.

"Dan saya benar-benar dihormati oleh keramahtamahan di Indonesia dan ketika saya tiba di Bandung, Alhamdulillah", kata Zakir Naik saat memberikan sambutan di jamuan makan malam itu.

Ia mengaku sudah menunggu selama beberapa tahun undangan dari Indonesia dan dirinya bersyukur ternyata ada banyak masyarakat Muslim di Indonesia yang mengenalinya.

"Saya sudah menunggu undangan dari Indonesia selama beberapa tahun dan Alhamdulillah banyak orang di Indonesia mengenal saya, Alhamdulillah", katanya.

"Dan saya berkesempatan untuk melihat secara langsung, Masya Allah warga Indonesia semakin dekat dengan Al-Qur'an dan Sunnah", lanjutnya.

Ia juga diberitahu hanya 10 persen orang Indonesia yang bisa berbahasa Inggris dan mungkin hanya 20 persen yang mengerti bahasa itu.

"Tapi Alhamdulillah video Youtube saya banyak dikomentari dalam bahasa Indonesia dan kami menemukan bahwa Insya Allah Islam akan semakin baik. Satu hal yang harus kita perhatikan bersama adalah kaum Muslim harus bersatu seperti firman Allah, yaitu bersatu dalam Al-Qur'an dan Hadits", jelasnya. (Antaranews)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.