Sipir Israel tidak merespon aksi mogok makan tahanan Palestina, yang mereka lakukan justru....

Infografis tentang tahanan Palestina
Petugas penjara Israel mulai menindak tahanan Palestina yang melancarkan aksi mogok makan pada Senin (17/4).

Komite Urusan Tahanan Palestina merilis sebuah pernyataan, Layanan Penjara Israel (IPS) memindahkan tahanan tersebut ke bagian yang berbeda dari penjara-penjara Israel, menyita pakaian dan barang-barang pribadi, serta menahan tokoh terkemuka Palestina di sel isolasi.

Marwan Barghouti, Karim Younis dan Mahmoud Abu Srour dipindahkan dari penjara Hadarim ke sel isolasi di penjara Jalama pada Senin malam, menurut panitia Urusan Tahanan.

Barghouthi akan "dituntut di pengadilan disiplin" dengan tuduhan menyelundupkan artikel melalui istrinya.

Opininya tersebut akhrinya diterbitkan oleh New York Times.

Barghouti menggambarkan perjuangan sehari-hari tahanan politik Palestina di penjara Israel dan ambisi di balik aksi mogok makan dalam artikel tersebut.

Menurutnya, ini adalah bentuk perlawanan paling damai yang dapat dilakukan.

"Ini hanya menimbulkan rasa sakit pada orang-orang yang berpartisipasi dan orang yang mereka cintai, dengan harapan bahwa perut kosong dan pengorbanan mereka akan membuat pesan terdengar ke luar batas-batas sel mereka"

Mogok makan massal ini dijadwalkan bertepatan dengan “Hari Tahanan” Palestina, sebuah acara tahunan yang diselenggarakan untuk solidaritas pada 6.000 tahanan Palestina dipenjara di penjara-penjara Israel.

Menteri Keamanan Publik Israel, Gilad Erdan meminta rumah sakit militer tidak memindahkan tahanan yang melakukan aksi mogok makan ke rumah sakit sipil.

Juru bicara IPS belum memberikan komentar.

Namun, juru bicara IPS lainnya, Assaf Librati mengatakan peserta mogok makan "akan didisplinkan".

“Layanan penjara mulai mengambil tindakan disiplin terhadap mereka, dan sejumlah tahanan telah dipindahkan untuk memisahkan kekuatan", katanya.

“Ini untuk menekankan bahwa (layanan penjara) tidak bernegosiasi dengan tahanan", katanya. (Al-Jazeera).

tulisan Barghouti dalam New York Times dapat dilihat di Sini
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.