8 ISIS dan 4 FSA tewas dalam serangan mendadak yang diluncurkan militan

Ilustrasi bom mobil
Teroris ISIS meluncurkan dua serangan bom bunuh diri pada oposisi Suriah dekat perbatasan Irak.

Serangan dan pertempuran menewaskan sedikitnya 12 orang dan banyak yang terluka, menurut sumber oposisi pada Minggu (9/4).

"ISIS melakukan serangan bunuh diri dan terjadi bentrokan di (perbatasan) al-Tanf. Dua tewas dan beberapa luka-luka. Mereka juga menyerang konvoi kami, tapi itu telah berakhir dan saat ini semua sudah berada di bawah kontrol", ujar sumber oposisi dari kelompok Osoud al Sharqiya.

Sumber itu mengatakan, korban tewas adalah delapan militan ISIS dan empat pejuang oposisi.

Serangan dilancarkan saat tengah malam menuju basis pertahanan dekat perbatasan al-TANF.

Sebuah kendaraan sarat bahan peledak menabrak pintu masuk markas. Kemudian, militan melakukan penyergapan dan serangan bunuh diri.

Oposisi segera memanggil bantuan dari kamp pengungsi Rakban sehingga memukul militan.

Pesawat koalisi pimpinan AS sedang dalam operasi melacak para militan yang melarikan diri dari pertempuran, menurut komandan oposisi dalam operasi.

Pentagon memperkirakan, terdapat sekitar 20-30 militan ISIS yang terlibat dalam serangan darat itu.

"Koalisi dan pasukan mitra berusaha bertahan dari serangan ISIS dengan melakukan baku tembak, (kami berhasil) menghancurkan kendaraan musuh dan menewaskan militan yang tersisa dengan serangan udara", menurut pernyataan Pentagon.

Osoud al Sharqiya merupakan bagian dari Free Syrian Army, yang didukung AS dalam melawan ISIS.

Oposisi berhasil merebut perbatasan TANF tahun lalu dari militan.

Namun, mereka masih belum berhasil mengusir militan sepenuhnya dari perbatasan Suriah, kota Bukamal di  Efrat. Daerah ini menjadi jalur pasokan utama ISIS antara Irak dan Suriah.

Serangan ISIS ini bertujuan menunjukkan bahwa mereka masih mampu melancarkan operasi 'hit and run' terhadap oposisi dukungan AS.

"Pesan mereka adalah: 'kami (ISIS) masih ada di daerah ini', belum menarik diri dan masih menargetkan FSA", ujar Seif, pejabat oposisi dari kelompok Shahid Ahmad Abdo.

Sementara itu, menurut sumber, rencana baru serangan koalisi ke kantung ISIS di selatan sedang dipersiapkan. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.