Perdana Menteri Inggris Theresa May dijadwalkan bertemu Raja Salman Rabu ini (5/4)

PM Inggris Theresa May di Saudi (AlJazeera)
Perdana Menteri Inggris Theresa May mengunjungi Arab Saudi untuk membicarakan investasi pasca-Brexit atau British Exit (keluarnya Inggris dari Uni Eropa).

May tiba di Riyadh pada Selasa (4/4).

May bertemu dengan Sarah al-Suhaimi, kepala bursa saham Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Nayef, yang juga merupakan Menteri Dalam Negeri.

Ia dijadwalkan bertemu Raja Salman Rabu ini (5/4).

May ingin menggunakan "potensi besar investasi Saudi agar bisa memberikan dorongan untuk ekonomi Inggris".

Inggris mencari penawaran perdagangan baru sebagai persiapan meninggalkan Uni Eropa. May telah mengamati mitra dari negara-negara Teluk yang kaya energi.

Arab Saudi merupakan mitra dagang terbesar Inggris di Timur Tengah. Ekspor barang dan jasa Inggris ke Saudi mencapai $8 miliar pada 2015.

Sebaliknya, Riyadh sedang meningkatkan investasi asing sebagai bagian dari rencana jangka panjang "Visi 2030".

Saudi ingin menciptakan diversifikasi ekonomi atau mengurangi ketergantungan pada pendapatan minyak.

Inggris sendiri memilih meninggalkan Uni Eropa Juni lalu melalui sebuah referendum.

Hasil menunjukkan, 52 persen warga memilih Brexit, sedangkan 48 persen ingin tetap bersama Uni Eropa.

May berjanji membawa Inggris keluar dari pasar tunggal Uni Eropa, tapi masih mengusahakan negosiasi yang membuat hubungan perdagangan dengan Eropa tetap erat.

Ia ingin "membangun pemerintahan mandiri yang kuat" dengan kontrol atas perbatasan dan hukum-hukumnya sendiri. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.