Militan Syi'ah dinilai mempersulit pekerja bantuan yang beroperasi di wilayah mereka untuk membantu warga sipil

Ilustrasi (AA)
Milisi Syiah Houthi dan sekutunya telah melepas 7 pekerja kemanusiaan International Medical Corps (IMC).

Mereka mulai ditahan pekan lalu di pusat kota Ibb, menurut aktivis lokal pada Senin (3/4).

Sumber mengatakan, IMC mengancam akan menghentikan bantuan di semua wilayah Houthi jika tujuh pekerjanya tidak dilepaskan.

“Tekanan ini mendorong Houthi membebaskan mereka, (yaitu) lima pekerja bantuan dan dua supir. Mereka dilepas Minggu malam”, menurut sumber lokal itu.

“Mereka dibawa ke ibu kota Sana'a, kemudian dibebaskan", tambahnya.

Kamis lalu, militan Houthi menyerbu sebuah hotel di Ibb yang menjadi basecamp IMC.

Militan membawa 7 orang ke penjara terdekat dengan tuduhan sebagai mata-mata asing.

Abdul Raqeeb Fath, Menteri Pemerintah Daerah Yaman (dan ketua Komite Bantuan Yaman), mengutuk penculikan yang dilakukan pemberontak Syi'ah.

“Pelanggaran yang dilakukan Houthi dan sekutunya pada organisasi-organisasi kemanusiaan telah menyebabkan sejumlah bantuan berhenti”, ujar Fath.

Pertengahan Maret, Doctor Without Borders (MSF Perancis) terpaksa menghentikan pekerjaannya di Ibb karena tidak mampu melaksanakan kegiatan sesuai prinsip-prinsip "kebebasan dan netralitas". (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.