Mengutip Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 54, Din menegaskan bahwa makar Allah lebih hebat

Prof. Din Syamsuddin (Hidayatullah)
Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Prof Dr Din Syamsuddin mengaku prihatin atas tuduhan makar yang diarahkan pada aktivis Muslim, termasuk kader-kader muda Muhammadiyah.

“Saya sanksi mereka mau melakukan itu; mereka hanya kritis dan protes terhadap ketidakadilan. Bukankah menangkap mereka yang hanya beniat menegakkan kebenaran adalah bentuk ketidakadilan nyata sementara seseorang yg kasat mata berbuat kejahatan/melanggar hukum tapi bebas bergerak bahkan terkesan mendapat perlindungan”, ujanya di sela-sela simposium PPI Timur Tengah & Afrika yang diselenggarakan di Madinah.

Sebagaimana diketahui, pasca aksi 313 dan penangkapan Sekjen Forum Umat Islam (FUI), Muhammad Khaththath beredar pula kabar penangkapan aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Namun kabar ini dibantah Pihak Polda Metro Jaya.

“Nggak ada itu, ngarang-ngarang. Ya cuma lima orang yang kemarin itu saja yang ditangkap. Kalau ada (penangkapan) ya pasti saya sampaikan”, ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono.

Lima orang yang ditangkap adalah Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Muhammad Al-Khaththath, Zainudin Arsyad, Irwansrah, Veddrik Nugraha alias Dikho, dan Mar’ad Fachri Said alias Andre.

Kelimanya dijerat dengan Pasal 107 KUHP juncto Pasal 110 KUHP tentang pemufakatan makar.

Tapi, Din Syamsuddin khawatir, kondisi bangsa ini akan membuat apa yang disebut ‘keadilan ilahi’ akan mencari jalannya sendiri.

Dengan mengutip Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 54, Din mengatakan, “Mereka itu membuat tipu daya (makar), dan Allah membalas tipu daya (makar) mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya (makar).

(Hidayatullah)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.