Ahok yang diberi tuntutan ringan oleh jaksa, bahkan cenderung membebaskan, menurut Din akan dilawan rakyat

Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin (detikcom)
Ketua Dewan Pertimbangan MUI Din Syamsudin menanggapi perihal tuntutan jaksa terhadap terdakwa kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Din mengatakan, tindakan jaksa merupakan sebuah tindakan mempermainkan hukum.

"Itu yang saya katakan, itu mempermainkan hukum", ujar Din dikutip dari Detikcom.

Mantan ketua MUI dan Muhammadiyah itu menegaskan pendapatnya bukan berdasarkan faktor agama.

Namun, Din ingin menekankan pentingnya penegakan hukum di Indonesia sebagai negara hukum.

"Kalau ada ketidakadilan hukum seperti itu, apalagi gelagat mempermainkan hukum, ini akan menimbulkan distrust (ketidakpercayaan) pada hukum. Akan menimbulkan ketidaktaatan pada hukum, negara nggak akan sanggup menghadapi itu", katanya.

Din termasuk pihak yang mendorong berbagai pakar hukum turut bereaksi atas keputusan dalam sidang Ahok.

Ahok yang diberi tuntutan ringan oleh jaksa, bahkan cenderung membebaskan, menurut Din akan dilawan rakyat.

"Dapat dikatakan sebagai sebuah perbuatan mempermainkan hukum. Itu akan dilawan oleh rakyat", pungkasnya.

Seperti diketahui Ahok dituntut hukuman satu tahun pidana penjara, namun dengan masa percobaan dua tahun.

Artinya dalam 2 tahun ini Ahok bebas, jika ia berbuat kriminal barulah dikenai hukuman. (Detikcom)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.