Pengamatan hilal di Arab Saudi dan negara mayoritas Muslim lainnya mengumumkan bulan Sya'ban, telah dimulai Kamis (27/4) malam

infografis durasi waktu puasa di seluruh dunia (AlJazeera)
Pengamatan hilal di Arab Saudi dan negara mayoritas Muslim lainnya mengumumkan bulan Sya'ban, telah dimulai Kamis (27/4) malam.

Bangladesh, Mesir, Indonesia, Yordania, Pakistan dan Malaysia secara resmi mengkonfirmasi hal yang sama.

Ini berarti, bulan suci Ramadhan diperkirakan datang pada Sabtu 27 Mei atau Minggu 28 Mei, tergantung hasil pengamatan hilal.

Sistem kalender lunar yang dianut umat Muslim membagi penanggalan dalam bulan berisi 29-30 hari, tergantung pada penampakan bulan di malam ke 29.

Jika bulan tidak terlihat, bulan tersebut akan berlanjut hingga tanggal 30.

Dalam penyesuaian dengan kalender matahari Gregorian, Ramadan biasanya hadir 10-12 hari lebih awal dari tahun sebelumnya.

Tahun lalu, hari pertama Ramadan dimulai pada 6 Juni 2016.

Untuk menyatakan awal Ramadan, Arab Saudi dan negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim lainnya masih menggunakan kesaksian pengamatan hilal lokal.

Pengadilan Tinggi Yudisial atau otoritas keagamaan kemudian membuat keputusan dimulainya Ramadhan.

Di Amerika Serikat, Dewan Fiqih Amerika Utara (FCNA) mengumumkan, penentuan awal Ramadhan akan dilakukan 27 Mei, berdasarkan prediksi astronomi.

Komunitas Muslim di Eropa juga akan mengamati hilal mulai tanggal 27 Mei, sesuai dengan Dewan Fatwa dan Penelitian Fatah dan Amal Islam Inggris.

Secara astronomi, kelahiran bulan baru dapat dihitung. Namun jarak pandang sabit yang sebenarnya bergantung pada faktor-faktor seperti kondisi atmosfir, kejernihan langit, serta jarak antara matahari dan bulan di cakrawala.

Selama bulan Ramadhan, umat Islam diwajibkan untuk tidak makan, minum, merokok dan melakukan hubungan seks sejak matahari terbit sampai terbenam.

Ibadah puasa dilaksanakan dengan maksud mendekatkan diri kepada Allah, serta turut merasakan penderitaan orang-orang yang kurang beruntung.

Tahun lalu, durasi puasa di seluruh dunia berkisar antara 11 dan 22 jam perhari. Wilayah belahan bumi utara yang mengalami musim panas mengalami waktu panjang.

Sedangkan belahan bumi selatan sebaliknya.

Idul Fitri tahun ini diperkirakan jatuh antara hari Minggu, 25 Juni hingga Selasa, 27 Juni. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.