"Kami sebagai komandan Banser siap melakukan setiap fatwa dari PCNU Surabaya. Termasuk melakukan penghadangan terhadap aksi longmarch dari HTI"

Sekretaris GP Ansor Surabaya M Farid Afif
GP Ansor Kota Surabaya bekerja sama dengan Banser, IPNU, dan Perguruan Pagar Nusa menyatakan siap memblokade aksi damai dan Tabligh Akbar DPW HTI Jawa Timur yang akan digelar Minggu (2/4) pagi pukul 06.00 WIB di Jalan Ahmad Yani.

Massa HTI diperkirakan sekitar 5000 orang, maka GP Ansor dan jajarannya siap menerjunkan massa hingga 1500 orang dalam memblokadenya.

Dalam pernyataan sikap yang diberikan GP Ansor di Kantor PC NU Surabaya, Sabtu (1/4), Sekretaris GP Ansor Surabaya M Farid Afif menyebutkan pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian.

"Mereka (HTI) belum dapat izin dari kepolisian untuk aksi besok. Mereka memang mengirimkan surat namun hanya pemberitahuan", ucap Farid.

Menurutnya, HTI tidak mungkin mendapatkan izin melakukan aksi karena mereka dianggap belum terdaftar sebagai organisasi masyarakat yang diperbolehkan di Indonesia

"Makanya kita siap menerjunkan anggota untuk memblokade mereka. Dari Ansor dan seluruh organisasi kepemudaan NU akan ikut turun untuk blokade aksi mereka", tegasnya.

Pihaknya mengaku akan melakukan koordinasi dengan kepolisian.

Jika aksi tetap berlangsung, massa Ansor akan turun menghalau acara HTI yang dilangsungkan dalam rangka Isra Mi'raj tersebut.

Kasat Banser Korcab Surabaya, M Ikhwan, menyebut jumlah Banser yang akan turun memblokade akan mencapai 500 orang.

"Kami sebagai komandan Banser siap melakukan setiap fatwa dari PCNU Surabaya. Termasuk melakukan penghadangan terhadap aksi longmarch dari HTI", ucapnya.

Bentuknya seperti melarang HTI mengadakan longmarch dan memaksa pembubaran aksi. (Surya Malang)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.