Rezim Assad masih nekat gunakan bom Birmil di provinsi Hama, meskipun AS telah mengancam penggunaan bom murahan ini

Ilustrasi (Arabnews)
Kelompok pemantau SOHR melaporkan Angkatan Udara pemerintah Assad masih menjatuhkan bom barel/birmil di daerah oposisi provinsi Hama, Selasa (11/4).

Menurut SOHR, sejumlah bom barel dijatuhkan di kota Taybat al-Imam dan Sauran utara.

Direktur SOHR, Rami Abdulrahman, menyebut jumlah bom yang dijatuhkan pesawat tempur rezim relatif kecil.

Penyelidik PBB telah mencatat penggunaan rutin bom tersebut oleh pasukan Assad di Suriah.

Meski sumber militer rezim membantah laporan SOHR, dengan mengklaim tentaranya tidak menggunakan bom barel.

"Kami tidak menggunakan (bom) barel ini, itu tidak ada di Angkatan Darat Suriah”, kata sumber itu.

Menurutnya pula, operasi militer di Suriah akan diteruskan dan “tidak akan berhenti".

Seperti diketahui, pihak rezim Assad selalu membantah melakukan serangan dengan senjata terlarang, termasuk bom ini.

Namun, video penggunaan birmil telah beredar sejak 2013. Yaitu drum diisi bahan peledak dan pecahan logam yang dilempar dari helikopter.

Sehari sebelumnya, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman, bahwa AS akan kembali bertindak jika rezim Assad kembali menggunakan serangan kimia dan bom birmil.

“Jika anda (melancarkan serangan) meracuni bayi dengan gas, jika anda menjatuhkan bom barel kepada warga tak bersalah. Anda akan melihat respon dari presiden”, ujar juru bicara gedung putih Sean Spicer. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.