Washington menuduh Moskow sengaja membuat cerita lain untuk mengaburkan pandangan internasional

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson tiba di Bandara Internasional Vnukovo, Moskow, Rusia (11/4/2017 REUTERS)
Seorang pejabat Gedung Putih yakin pemerintah Assad melakukan serangan gas sarin pada 4 April kepada warga sipil di provinsi Idlib, Suriah.

Rusia, sekutu Basyar al-Assad, tidak setuju atas tuduhan AS. Dengan menyebut tuduhan itu tidak memiliki bukti.

Rusia melindungi Assad dan justru menyalahkan oposisi. Zat kimia diklaim berasal dari gudang senjata oposisi yang bocor akibat serangan.

"Sudah jelas bahwa Rusia mencoba menutupi apa yang terjadi di sana", ujar sumber dari Gedung Putih.

Juru bicara Gedung Putih, Sean Spicer, pun mengatakan terdapat fakta yang mendukung pandangan versi AS.

Para pejabat Gedung Putih menilai Rusia sudah sering menawarkan pandangan yang bertentangan untuk menabur keraguan dalam komunitas internasional.

Duta AS untuk PBB, Nikki Haley, bahkan mengira Rusia telah mengetahui rencana serangan kimia itu.

"Mereka tidak tampak terkejut. Mereka begitu cepat membela. Dan selanjutnya bukti keluar, dan mari kita lihat seperti apa itu sebenarnya", ujarnya.

Intelijen AS menunjukkan bahan kimia dalam serangan itu dibawa oleh pesawat Su-22 yang lepas landas dari lapangan terbang Shayrat, menurut laporan Gedung Putih.

Gedung Putih juga berusaha membantah banyak klaim Moskow. Dikatakan pesawat rezim berada di sekitar Khan Syeikhun sekitar 20 menit sebelum serangan, lalu segera meninggalkan lokasi.

"Informasi kami menunjukkan personel yang terkait program senjata kimia Suriah berada di lapangan udara Shayrat pada akhir Maret, untuk persiapan serangan di Suriah utara, dan mereka hadir di lapangan udara saat serangan itu", menurut laporan yang sama.

Washington ingin Rusia berhenti mendukung Assad dalam perang yang memasuki tahun ketujuh ini. Hal ini juga didukung oleh kelompok negara industri G7. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.