Serangan AS di pangkalan udara rezim Suriah diklaim menghancurkan 1/5 pesawat tempur aktif Assad

Warga sipil terkena dampak dari serangan bom kimia di Idlib yang diduga dilakukan oleh pemerintah (Al-Jazeera)
Serangan AS di pangkalan udara rezim Suriah diklaim menghancurkan 1/5 pesawat tempur aktif Assad, menurut kepala Pentagon James Mattis.

"Penilaian dari Departemen Pertahanan adalah, serangan mengakibatkan kerusakan atau kehancuran pada bahan bakar, amunisi, kemampuan pertahanan udara, dan 20 persen pesawat operasional Suriah", ujar Mattis dalam pernyataan pada Senin (10/4).

"Pemerintah Suriah telah kehilangan kemampuan mengisi bahan bakar atau mempersenjatai ulang pesawat di landasan udara Shayrat saat ini", tambahnya.

Sebelumnya, juru bicara Pusat Komandi Militer AS Kolonel John Thomas menyebut serangan AS di Shayrat sukses menghancurkan lebih dari 20 jet.

Mattis menyebut serangan ini sebagai "patokan" respon atas penggunaan senjata kimia oleh rezim.

"Pemerintah Suriah keliru jika menggunakan senjata kimia lagi", kata Mattis.

Namun seorang juru bicara kementerian pertahanan Rusia menyebut hanya enam MiG-23S dan sejumlah bangunan yang hancur akibat rudal AS.

Menurutnya, hanya 23 rudal yang mencapai Shayrat.

Secara terpisah, Gedung putih kembali mengeluarkan pernyataan peringatan, bahwa AS juga akan bertindak jika masih digunakan bom Birmil atau drum. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.