Juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis mengatakan bahwa pasukan AS akan ditempatkan di sepanjang perbatasan

Ilustrasi (Reuters)
Telah terjadi serangan lintas batas antara militer Turki dan YPG Kurdi minggu ini.

Komandan milisi YPG Kurdi Suriah Sharvan Kobani pada Jumat (28/4) pastikan pasukan AS mulai memantau situasi di perbatasan Suriah-Turki.

Pemantauan tersebut belum dimulai, tutur Kobani setelah bertemu dengan pejabat militer AS di kota Darbasiya, perbatasan Turki.

Pejabat tersebut melakukan tur ke Darbasiya, daerah yang terkena serangan artileri Turki pada awal minggu ini.

Pesawat tempur Turki melakukan serangan udara terhadap militan Kurdi di wilayah timur laut Suriah dan wilayah Sinjar Irak pada Selasa (25/4). Serangan ditargetkan pada kelompok terkait teroris PKK.

30 milisi dan pejabat YPG tewas, menurut kelompok pemantau.

Sejak Selasa lalu, baku tembak tak terelakkan antara YPG dan pasukan Turki di sepanjang perbatasan Suriah-Turki.

Serangan Turki pada posisi YPG mempersulit perang AS melawan ISIS di Suriah. YPG menjadi mitra utama di medan tempur yang "memanen" wilayah ISIS.

YPG adalah komponen kunci Pasukan Demokratik Suriah (SDF), aliansi milisi dukungan AS yang terlibat dalam operasi mengusir ISIS dari Raqqah, Suriah.

Namun, Turki memandang YPG dan kelompok afiliasi PKK lainnya sebagai teroris.

Juru bicara Pentagon, Kapten Jeff Davis mengatakan bahwa pasukan AS akan ditempatkan di sepanjang perbatasan.

"Kami terus mendesak semua pihak yang terlibat agar fokus pada musuh bersama yaitu ISIS", ujarnya.

Ratusan tentara AS ditempatkan di Suriah dalam melakukan serangan Raqqah mendukung SDF. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.