Menurut PBB, produksi pangan Suriah turun menjadi angka terendah sepanjang masa

Wanita dan anak-anak mengantri untuk mendapat makanan gratis di Aleppo, Suriah. (2/2/2017. Reuters)
Tujuh juta warga Suriah membutuhkan bantuan pangan, menurut pejabat program pangan PBB.

Perang Suriah, yang telah memasuki tahun ke tujuh, membuat warga sipil hidup dalam kondisi mengerikan.

"Jumlah warga yang membutuhkan bantuan makanan di Suriah telah melampaui 6-7 juta jiwa, orang-orang ini sangat membutuhkan makanan", ujar Muhannad Hadi, direktur regional Program Pangan Dunia (WFP).

"Tiap hari berganti, jumlah orang yang membutuhkan bantuan juga meningkat. Situasi di lapangan tidak membaik sama sekali. Dalam krisis seperti ini, yang paling menderita pastilah anak-anak", ujarnya.

Hadi mengatakan, WFP memberi paket makanan bagi empat juta orang di Suriah dan memberi makan kepada dua juta orang di negara-negara tetangga yang menampung pengungsi, setiap bulan.

Uni Eropa juga telah memberikan kontribusi dana bagi program WFP itu.

Namun, semua bantuan sebagian besar tertahan akibat masalah distribusi yang sulit mencapai beberapa bagian Suriah, karena pengepungan rezim atau area pertempuran.

Menurut PBB, produksi pangan Suriah turun menjadi angka terendah sepanjang masa.

Banyak petani harus meninggalkan lahan karena tidak mampu membayar biaya modal untuk benih, pupuk dan bahan bakar traktor.

Produksi gandum, makanan pokok warga Suriah, juga anjlok secara drastis. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.