Ketiga wanita mendatangi rumah sasaran, langsung menewaskannya dengan tembakan timah panas

Ilustrasi pembunuhan dengan senjata api
Tiga perempuan Pakistan pada Jum'at (21/3), mengaku membunuh seorang pria karena menghina Islam.

Korban dibunuh saat baru kembali dari persembunyian di luar negeri.

Fazal Abbas (50) melarkan diri dari Pakistan 13 tahun lalu terkait tuduhan penghinaan. Selama ini, polisi Paskitan terus melakukan pencarian terhadapnya.

Nadeem Ashraf, Inspektur polisi setempat yang menyelidiki kasus, menyatakan ketiga pelaku telah ditangkap.

Menurut keterangan, ketiga wanita tersebut mendatangi rumah korban di desa dekat kota Pasrur, provinsi Punjab, Rabu (19/4).

Korban ditembak sampai mati. Menurut Ashraf, ketiga wanita itu ingin menembak secara bergiliran, namun akhirnya hanya satu peluru yang menewaskan pelaku.

Ketiganya diidentifikasi sebaagai Afshan Bibi, Razia Bibi dan Amna Bibi.

Mereka mengaku ingin membunuh Abbas sebelum ia melarikan diri lagi.

Selain kasus ini, beberapa hari sebelumnya pun terjadi insiden terkait penghinaan agama.

Sekelompok orang di kota Mardan menjatuhkan seorang mahasiswa universitas, Mohammad Mashal Khan, karena dianggap melakukan penghujatan.

Insiden ini mendapat kecaman nasional. Polisi menahan 22 tersangka atas kejadian itu.

Selain itu, di hari Jum'at, sekelompok orang mencoba membunuh orang gila bernama Syed Abdul Rashid di sebuah masjid.

Rashid mengaku menjadi utusan Tuhan dan meminta semua Muslim mengikutinya, kata pejabat polisi setempat, Asad Ullah.

Asad menjelaskan, jama'ah segera memukul Rashid, tapi imam masjid turun tangan dan menyerahkan masalah kepada polisi.

Bahkan, ratusan orang menyerang kantor polisi saat pria tersebut diinterogasi. Beberapa petugas terluka dalam bentrokan.

"Orang-orang menyerang kantor polisi di Chitral dan mulai memukul petugas saat mereka menolak menyerahkan Syed Abdul Rashid", jelas Asad Ullah.

Penistaan terhadap Islam bisa berujung hukuman mati di Pakistan. Dugaan penghujatan kerap memicu aksi massa yang melakukan main hakim. (Khaleej Times)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.