White Helmet, jurnalis dan pejuang oposisi menolong para korban sipil dari 2 kota Syi'ah

Penyelamatan korban dari kota Syi'ah
Jumlah korban tewas akibat serangan bom ke konvoi bus di luar kota Aleppo mencapai 126 jiwa, menurut Observatorium HAM Suriah (SOHR), Minggu (16/4).

Bahkan lebih dari 60 anak-anak termasuk di antara korban tewas.

Sebagian besar korban tewas berasal dari desa al-Fu'ah dan Kafraya di provinsi Idlib, termasuk pejuang oposisi yang menjaga konvoi, SOHR menambahkan.

Sebanyak 100 mayat ditemukan oleh kelompok Pertahanan Sipil (White Helmet) dari lokasi ledakan. Namun hingga saat ini belum ada klaim siapa pelaku serangan biadab ini.

Kelompok oposisi bersenjata Suriah mengutuk pemboman itu.

Faksi-faksi dari Free Syrian Army menyebutnya sebagai "serangan teroris berbahaya".

Berdasarkan kesepakatan evakuasi, bus yang dihantam ledakan tersebut sedang membawa warga Syi'ah yang akan diungsikan dari wilayah oposisi ke wilayah Assad.

Sekitar 5.000 orang, termasuk warga sipil dan beberapa ratus milisi Syi'ah pro-rezim, diberikan perjalanan aman dari dua kota Syi'ah yang dikepung oposisi.

Aktivis menyebut kemungkinan ada "niat jahat" dari rezim untuk mencelakan konvoi.

Karena mobil penyerang diduga menyaru dari mobil bantuan/penjemputan rezim.

Sementara media Syi'ah Iran menyalahkan apa yang mereka sebut "takfiri".

Namun belum jelas kepastian di lapangan yang bisa memverifikasi dari 2 sisi. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.