Setelah Djarot menghilang dari pandangan, suasana kembali tenang. Jama'ah yang memadati halaman depan Masjid At-Tin melantunkan shalawat

Acara peringatan Supersemar di masjid At-Tin Jakarta
Sejumlah pengunjung acara di Masjid At-Tin, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, menyoraki calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat.

Djarot hendak pulang Sabtu malam (11/3), saat di Masjid At-Tin masih berlangsung haul Presiden Soeharto dan peringatan Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar).

Sebelum Djarot keluar dari pintu VIP, sejumlah elemen masyarakat dari jawara dan Laskar Front Pembela Islam berbaris membentuk rangkaian memanjang mensterilkan jalur yang akan dilewati.

Saat wagub itu keluar, sejumlah pengunjung bersorak. Bahkan ada yang mengeluarkan kata, “habisi”.

Ketika seorang wartawan dari media online mengabadikannya menggunakan telepon selulernya, massa memintanya menghapus foto.

“Jangan direkam! Matiin, gak, matiin hapenya. Hapus”, ujar salah satu massa. Wartawan tersebut pun mengapus foto hasil bidikannya.

Sorakan berlangsung ketika wakil Ahok tersebut masuk ke dalam mobil polisi.

Suasana menjadi panas ketika tiba-tiba ada seorang pengunjung di atas pembatas pagar melempari mobil dengan botol plastik.

Seorang pria dari FPI langsung mengklarifikasi bahwa insiden itu bukan dilakukan anggotanya.

“Laskar jangan ikutan, ya”, ujar pria tersebut.

Seorang pengunjung perempuan yang enggan disebut namanya mengakui ada seseorang dari arah belakangnya melempar botol plastik ke mobil polisi.

“Sejak pas datang (Djarot) juga sudah disoraki”, katanya.

Setelah Djarot menghilang dari pandangan, suasana kembali tenang. Jama'ah yang memadati halaman depan Masjid At-Tin melantunkan shalawat.

Penolakan Djarot oleh sebagian jama'ah telah dimulai sejak ia baru tiba dan akan masuk lewat pintu VIP.

Kehadirannya Djarot menjadi perdebatan meskipun ia menunjukkan bukti diundangan dari keluarga besar mantan Presiden RI kedua, Soeharto.

Djarot terpaksa  keluar agar tidak terjadi keributan. Ia meninggalkan masjid pada pukul 20.47 dengan pengawalan ketat kepolisian.

Sejumlah tokoh hadir di acara itu diantaranya pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno, KH Abdullah Gymnastiar, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. (Poskota/Tempo)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.