Kelompok Jihadis Hay'at Tahrir Syam (HTS) pada Minggu (12/2), mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom kembar di situs keramat Syi'ah Damaskus

Keadaan setelah serangan bom ganda di Damaskus, suriah (11/2/2017. Reuters)
Kelompok Jihadis Hay'at Tahrir Syam (HTS) pada Minggu (12/2), mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom kembar di situs keramat Syi'ah Damaskus.

Mereka mengatakan, serangan ditargetkan ke milisi dukungan Iran, sebagai pembalasan atas peran mereka menyokong "kekuasaan tirani" Basyar al-Assad.

Menurut kelompok pemantau SOHR, sebagian besar korban serangan adalah pengunjung Syi'ah dari Irak di kuburan dekat kota tua Damaskus. Jumlah tewas total mencapai 74 orang.

Tapi, akibat serangan ini setidaknya 20 milisi pro-rezim juga tewas, menurut klaim HTS.

Dalam perang Suriah, Assad berusaha mengalahkan oposisi (mayoritas Muslim Sunni), dengan bantuan milisi Syi'ah asing dari berbagai negara seperti Irak, Afghanistan dan Lebanon.

Oposisi mengatakan, milisi Syi'ah ingin mengusir warga Sunni dari wilayah Damaskus dan daerah strategis lainnya.

Selain memerangi oposisi, milisi Syi'ah yang direkrut Iran juga bertugas menjaga situs-situs kuburan keramat Syi'ah yang ada di Suriah.

Hay'at Tahrir Syam merupakan gabungan Jabhah Fathu Syam (sebelumnya merupakan afiliasi al-Qaeda, Jabhah Nushrah) dengan beberapa kelompok Islamis lainnya.

Aliansi jihad ini tidak terkait dengan ISIS, tapi dianggap "oposisi garis keras" oleh Barat. (Reuters)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.