Lebih dari 40.000 orang mengungsi dari kota Mosul pekan lalu. Lembaga-lembaga bantuan menyatakan keprihatinan karena kamp penampungan hampir penuh

Keluarga Mosul melarikan diri dari daerah kekuasaan militan ISIS yang digempur (4/3/2017. Reuters)
Lebih dari 40.000 orang mengungsi dari kota Mosul, Irak, pekan lalu. Berbagai lembaga bantuan menyatakan keprihatinan karena kamp penampungan hampir penuh.

Organisasi Internasional untuk Pemantauan Pengungsi Mosul menunjukkan jumlah orang yang terpaksa mengungsi sejak awal serangan pada Oktober lalu, yakni mencapai 206.000 orang.

Angka tersebut kemungkinan masih meningkat tajam. Bahkan PBB menduga, jumlah pengungsi bisa mencapai 400.000 jiwa, setengah dari populasi Mosul saat ini,

Militer Irak berhasil menguasai sisi timur Mosul Januari lalu, setelah 100 hari pertempuran. Lalu meluncurkan serangan ke bagian kota di barat sungai Tigris sejak 19 Februari.

Pasukan dukungan AS itu akhirnya mulai meluncurkan serangan menuju pusat ISIS, Minggu (5/3).

Laju perpindahan warga meningkat selama beberapa hari terakhir karena pertempuran mendekati area padat di Mosul barat.

Militer Irak yakin, beberapa ribu militan ada di tengah-tengah penduduk sipil yang tersisa.

Kelompok bantuan memperkirakan, jumlah populasi saat ini tinggal sekitar 750.000 jiwa.

Unit Reaksi Cepat sudah "sangat dekat" dengan gedung-gedung pemerintah di kota tua Nineveh, menurut petugas media Unit Kementerian Dalam Negeri.

Mosul adalah kota berpenduduk mayoritas penduduk Sunni. Jatuh ke tangan ISIS dengan mudah setelah rezim Baghdad menarik pasukannya. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.