Bantuan Kemanusiaan Raja Salman mengerahkan tim lapangan untuk memberikan pengobatan kepada 258.067 anak Yaman yang menderita kekurangan gizi akut

infografis bantuan kesehatan KSrelief Saudi untuk Yaman (Arab News)
Pada Februari lalu, PBB melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh Houthi Yaman, seperti penyelewengan harta negara dan penyiksaan.

Selain itu pada 2015, PBB mencatat 59 serangan terhadap 34 rumah sakit Yaman. Memperparah kondisi medis negeri itu

Kurangnya layanan kesehatan, terutama bagi anak-anak, terkena dampak perang antara pemerintah sah melawan pemberontak Houthi dan loyalis mantan diktator Ali Abdullah Saleh.

"Perang menyebabkan penurunan yang cukup besar dalam layanan umum negara, khususnya di bidang kesehatan", kantor berita SPA melaporkan.

"Houthi dan milisi Saleh berani mencegah pengiriman bantuan medis dan menghancurkan sejumlah fasilitas dan lembaga medis", kata SPA.

Sebagai peserta perang itu, lewat pusat Bantuan Kemanusiaan Raja Salman (KSrelief), Saudi telah mengirimkan lebih dari 58 truk berisi 600 ton pasokan medis dan terapi ke semua provinsi Yaman.

KSrelief memberikan pengobatan bagi lebih dari 250.000 anak penderita kekurangan gizi. 12 juta vaksin juga disediakan kepada anak-anak yang berisiko campak, rubella, tetanus dan batuk rejan.

Bersama Badan Darurat Anak PBB (UNICEF), KSrelief membuka banyak pusat terapi gizi, serta menyediakan perawatan medis dan menindaklanjuti kasus gizi buruk.

"KSrelief telah mengerahkan tim lapangan baru di seluruh Yaman dan memberikan pengobatan kepada 258.067 anak yang menderita kekurangan gizi akut", klaim SPA.

Selain itu, lembaga KSrelief juga memberikan dukungan imunisasi, pelayanan kesehatan reproduksi, perawatan pra dan paska kelahiran, serta melakukan peninjauan kesehatan terhadap 1.221.811 anak.

Sementara layanan bagi ibu hamil dan perawatan paska kelahiran menjangkau sekitar 222.659 perempuan.

KSrelief juga bekerjasama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dalam menyediakan penanganan penderita diabetes dan kanker.

Mereka mendukung operasi ruang gawat darurat dengan menyediakan 1.300.000 liter bahan bakar bagi 88 rumah sakit dan 19 fasilitas kesehatan di Yaman. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.