Hak-hak kaum difabel dijamin oleh negara, termasuk perawatan kesehatan dan pelayanan pemulihan

Ilusstrasi (Arab News)
Arab Saudi berusaha mengurus para penyandang cacat, baik lewat aturan legislatif maupun non-legislatif.

Hal ini sejalan dengan prinsip dan ketentuan Syariah, ujar Abdulaziz bin Mohammed al-Wasil, wakil tetap Arab Saudi di PBB.

Ia memberikan sebuah sambutan dalam sesi tahunan Dewan HAM PBB, yang berfokus pada para penyandang cacat.

"Peraturan Kerajaan melarang diskriminasi terhadap penyandang cacat", tuturnya.

Hak-hak kaum difabel dijamin oleh negara, termasuk perawatan kesehatan dan pelayanan pemulihan.

Al-Wasil mengatakan, Kerajaan juga mendorong lembaga atau individu untuk berkontribusi dalam membantu masyarakat difabel sesuai standar internasional.

"Kerajaan menjadi anggota dalam 'Konvensi Hak Penyandang Cacat' dan 'Protokol Opsional' dijalankan sebagai bagian dari peraturan negara", imbuhnya.

Al-Wasil menyoroti upaya pemerintahnya membantu penyandang cacat mencapai kemandirian dan mengintegrasikan mereka ke dalam masyarakat.

"Pemerintah juga akan menawarkan mereka kesempatan berpartisipasi dalam kehidupan politik, baik melalui penunjukan atau melalui pemilu yang adil", ujar Al-Wasil. (Arabnews).
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.