Kantor berita AFP mengutip sumber SPA yang mengatakan bahwa Kementerian Haji Saudi telah sepakat dengan penyelenggara Iran terkait keikutsertaan mereka pada musim Haji 2017

Ilustrasi Masjidil Haram, Mekkah
Kantor berita AFP mengutip sumber SPA yang mengatakan bahwa Kementerian Haji dan Umrah Saudi telah sepakat dengan penyelenggara Iran terkait keikutsertaan mereka pada musim Haji 2017 (1438 hijriah).

"Kementerian Haji (Saudi) dan penyelenggara Iran telah menyepakati semua langkah diperlukan untuk memastikan jama'ah Iran melakukan haji di musim 1438 H sesuai prosedur (biasa) yang diikuti semua negara-negara Muslim", menurut pejabat Saudi Press Agency (SPA).

Namun belum ada rilisan resmi kementerian itu yang menjelaskan tentang masalah jama'ah Iran.

Dalam rilis resminya, Kementerian Haji Saudi mengatakan menyambut para jama'ah dari berbagai negara untuk musim Haji ini.

2016 lalu, pertama kalinya setelah 30 tahun, warga Iran (yang berjumlah sekitar 60.000 orang) tidak bisa menghadiri haji, setelah kedua negara gagal menyepakati urusan keamanan dan logistik.

Saudi menuduh Republik Syi'ah Iran menghalangi warganya ke tanah suci. Sebaliknya Teheran menyalahkan Arab Saudi soal penyelenggaraan Haji, mengacu insiden Mina tahun 2015, yang menewaskan ratusan warga Iran.

Riyadh juga menolak tuntutan Iran yang menginginkan jaminan keamanan lebih kepada warganya, seperti untuk pawai atau demonstrasi. Menurut Menlu Saudi, Adel al-Jubeir.

Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik, setelah ketegangan di awal 2016, ketika massa Syi'ah membakar Kedutaan Saudi di Teheran. (AFP/Daily Mail)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.