Sekitar 2.000 orang tewas dan seluruh pemukiman diruntuhkan di Turki tenggara dalam operasi keamanan pemerintah, menurut laporan PBB

Ilustrasi (Al Jazeera)
Sekitar 2.000 orang tewas dan seluruh pemukiman diruntuhkan di Turki tenggara dalam operasi keamanan pemerintah, menurut laporan PBB, Jum'at (10/3).

Laporan dianggap sebagai pelanggaran hak asasi manusia yang serius.

Kantor HAM PBB mengatakan, hingga 500.000 orang (sebagian besar masyarakat Kurdi) mengungsi pada periode Juli 2015-Desember 2016.

Citra satelit menunjukkan "penghancuran perumahan skala besar oleh persenjataan berat".

Para penyidik PBB mencatat sejumlah kasus pembunuhan, penghilangan, penyiksaan, serta pelanggaran hak asasi manusia lainnya.

Pelanggaran paling serius terjadi ketika jam malam diberlakukan.

Komisaris Tinggi HAM PBB, Zeid Ra'ad al Hussein, menyebut Turki mendapat tuduhan yang sangat serius.

Ia khawatir Ankara tidak meluncurkan penyelidikan kredibel atas kasus pembunuhan di luar hukum.

"Tampaknya tidak ada tersangka yang ditangkap dan tidak satu pun individu dituntut", katanya.

Sekitar 800 korban tewas merupakan pasukan keamanan, dan 1.200 lainnya mungkin terlibat aksi kekerasan atau non-kekerasan terhadap negara.

Awal 2016 di kota Cizre, 189 orang terjebak selama berminggu-minggu di ruang bawah tanah tanpa air, makanan, dan medis sebelum dibunuh oleh pemboman, menurut laporan itu.

Keluarga dari seorang wanita diberi "tiga potongan kecil daging hangus", yang kemudian diidentifikasi sebagai DNA wanita tersebut.

Adiknya, yang ingin menuntut secara hukum, didakwa atas pelanggaran teroris.

Namun, Departemen Luar Negeri Turki menyebut laporan ini didasarkan dari informasi yang "bias", "tidak benar" dan "jauh dari profesional".

"Kami tidak merespon tuduhan tak berdasar dari laporan yang isinya sama persis dengan propaganda kelompok teroris", menurut pernyataan.

Laporan itu dianggap mencederai kenetralan dan objektivitas PBB. (Reuters/Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.