Kejatuhan demi kejatuhan dialami rezim Assad di utara Hama dalam 3 hari

Pejuang oposisi melakukan persiapan (Orient News)
Pejuang oposisi Suriah terus melakukan serangan terhadap rezim pemerintah di utara provinsi Hama. Serangan diluncurkan sejak Selasa (21/3).

Selama tiga hari berturut-turut, mereka meraih kemajuan besar. Desa dan kota-kota kecil diklaim sudah dibebaskan dari rezim.

Hari Kamis (23/3) ini, oposisi berhasil mengendalikan Desa Alexandria (barat kota Ma'ardas) dan Kokab (timur kota Sauran).

Sementara Rabu (22/3) kemarin, beberapa kota dan desa seperti Sauran, Khattab, al-Qash, Khirbet al-Hijama, Blahsien, dan Arzah juga berhasil diambil alih.

Peta wilayah yang direbut oposisi (biru)
Selain daerah itu, sejumlah pos jaga dan aset militer lain direbut dari tangan Assad, seperti gudang Khattab, Rahbat Khattab, pos pemeriksaan dan peternakan unggas al-Sibahi.

Oposisi juga mengatakan telah menimbulkan kerugian besar dari personil rezim dan milisi Syi'ah sekutunya.

Tidak diketahui jumlah pasti korban tewas secara independen. Kemarin, posisi mengklaim menewaskan hingga 80 pasukan pro Assad serta menangkap puluhan lain di sekitar Saurn dan Ma'ardas.

Tujuh tank dan kendaraan BMP pun berhasil dihancurkan. Serta merebut sejumlah besar senjata dan amunisi.

Serangan kejutan ini dilakukan oleh kelompok Islam Tahrir Syam, serta faksi-faksi FSA seperti Jaisyul Izza, Jaisyul Hurr Idlib, Jaisyul Nasr serta Ajnad Syam.

Sementara di pihak rezim, dilaporkan sedang diakukan mobilisasi besar untuk menahan laju oposisi. (Orient-news/rslh)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.