Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama (MUI) Pusat, mengajak semua pihak saling mengintrospeksi diri

KH Cholil Nafis.(Hidayatullah)
Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama (MUI) Pusat, KH Cholil Nafis, meminta agar semua pihak saling menahan diri atas kejadian pembubaran paksa sebuah pengajian di Sidoarjo, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.

Kiai Cholil mengajak semua pihak saling mengintrospeksi diri. Sebagai dai diminta jangan sampai menimbulkan hal-hal yang kontroversi di tengah umat.

Dai diminta tidak menimbulkan masalah yang lebih besar (ketika menemukan kesalahan). Karena menurutnya, tugas sebagai dai adalah mengajak.

“Sehingga kalaupun salah, tidak serta merta dipersalahkan. Mengingat ada kepentingan yang lebih besar”, ujar Cholil, dikutip Hidayatullah.

Selain itu, ia berharap kepada kelompok yang membubarkan atau mempermasalahkan Ustadz, agar bernegosiasi yang baik serta berkoordinasi dengan aparat.

“Kita tidak ingin masyarakat menegakkan hukum sendiri. Karena penegakan hukum ada di aparat, hendaknya berkoordinasi dengan aparat”, ungkap Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul Ulama (LBM NU) ini.

Ia menyesalkan adanya komunikasi yang tidak baik. Apalagi sebagai sesama Muslim dan sesama satu bangsa.

“Kita cari solusi yang baik”, pungkasnya. (Hidayatullah)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.