Muddassar Ahmed, warga Muslim Inggris, berhasil menggalang dana sebesar Rp 333 juta dalam waktu 48 jam bagi korban teror London

Ilustrasi (CNN)
Muddassar Ahmed, warga Muslim Inggris, berhasil menggalang dana sebesar Rp 333 juta dalam waktu 48 jam bagi korban teror di jembatan Westminster, London, Inggris.

Dana dikumpulkan melalui situs urun dana LaunchGood dengan judul 'Muslims United for London'.

Situs mendeskripsikan diri sebagai wadah untuk 'mendukung umat muslim membantu sesama di seluruh dunia dengan cara urun dana'.

Hanya dalam waktu 15 jam setelah kampanye Ahmed diunggah, terkumpul dana sebesar US$ 12,500, melebihi target awal.

Ia langsung meningkatkan targetnya. Di hari kedua, dana terkumpul mencapai dua kali lipat, atau senilai US$25 ribu (Rp333 juta).

Saat kejadian, Ahmed menjadi salah satu warga yang terjebak di Gedung Parlemen.

“Saya berada di tengah semua kepanikan itu. Kami semua terjebak di sana selama empat jam”, ujarnya.

Baginya, jumlah dana yang terkumpul dapat menunjukkan solidaritas warga London dan umat Muslim di seluruh dunia.

“Sangat penting menunjukkan bahwa usaha mereka untuk memecah belah lewat aksi teror, akan gagal”, imbuhnya.

Namun, masih banyak komentar negatif atas kampanye urun dana tersebut dan suara miring yang mengaitkan agamanya dengan aksi teror.

Ahmed tidak ingin kehilangan kepercayaan atas keberagaman London.

“Orang-orang akan tetap bersatu dan saya yakin London tidak akan jatuh pada histeria yang diharapkan para teroris”, tuturnya.

Kini, Ahmed fokus mencari cara menyalurkan dana ratusan juta itu pada pihak yang tepat.

“Kami masih mencari cara untuk memberikan uang ini pada mereka yang sangat membutuhkan”, katanya.

Ahmed bekerjasama dengan organisasi publik dan yayasan amal, dan akan mengumumkan cara penyaluran dana tersebut dalam waktu dekat. (CNN Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.