Pemerintah Mesir sejak Senin (6/3) membuka perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza hanya selama tiga hari

Ilustrasi (Anadolu Agency)
Pemerintah Mesir sejak Senin (6/3) membuka perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza "dengan pengecualian" selama tiga hari.

"Perbatasan akan tetap dibuka selama tiga hari di kedua arah", ujar otoritas penyeberangan Gaza milik Hamas, dalam sebuah pernyataan.

Siswa, pasien dan pemegang residensi asing diizinkan menyeberang perbatasan dalam periode tiga hari, kata otoritas.

Koresponden Anadolu Agency di pintu penyeberangan mengatakan, ratusan wisatawan berkumpul di sisi Palestina sejak Senin pagi.

Menurut otoritas, sekitar 16.000 orang di Gaza telah terdaftar di dalam daftar tunggu meninggalkan Gaza.

Sejak penggulingan Presiden Muhammad Mursi lewat kudeta 2013, Mesir menyegel perbatasannya dengan Gaza dan hanya dibuka sesekali.

Pintu Rafah dengan Mesir adalah satu-satunya akses Gaza menuju dunia luar yang tidak dikendalikan Israel.

Periode panjang penutupan perbatasan membuat hampir 2 juta penduduk Gaza berada di ambang bencana kemanusiaan. (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.