Sekitar 270 orang meninggal akibat wabah meningitis di Nigeria

Ilustrasi (Harian Nasional)
Sekitar 270 orang meninggal dalam lima bulan terakhir akibat wabah meningitis di Nigeria. Mayoritas korban masih anak-anak.

“Sejauh ini, kami mencatat 1,828 kasus dan terdapat 269 pasien tewas di 15 negara bagian”, ujar Olubunmi Ojo dari Badan Pengendalian Penyakit Nasional Nigeria, Rabu (29/3).

Negara bagian yang paling parah terserang wabah tersebut adalah Sokoto, Zamfara, Katsina, Kebbi, Niger, dan Federal Capital Territory.

Data yang berhasil dihimpun Kementerian Kesehatan Nigeria menyebut, setidaknya terdapat 1,090 kasus dan 154 pasien tewas di enam negara bagian tersebut.

“Zamfara adalah kasus terparah. Meningitis menyerang 590 orang dan 29 diantaranya meninggal”, kata Nasir Sani-Gwarzo, Direktur Pengendalian Penyakit.

Laboratorium telah mengonfirmasi bahwa wabah tersebut disebabkan oleh strain baru yang disebut Tipe C.

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, anak-anak usia 5-14 tahun merupakan kelompok usia yang paling rentan terkena penyakit tersebut. Rentang usia tersebut kemungkinan tidak tertolong.

Guna mencegah penyebaran lebih jauh, Nigeria telah menggelar aksi vaksinasi massal.

Nigeria berada dalam ‘sabuk meningitis’ di Sub-Sahara Afrika, yang terbentang dari Senegal hingga Ethiopia. Di kawasan tersebut, wabah meningitis kerap terjadi.

Kasus terparah terjadi pada 2015, dimana meningitis menginfeksi lebih dari 13,700 orang dalam kurun waktu enam bulan dan menyebabkan lebih dari 1,100 kematian.

Meningitis disebabkan oleh berbagai jenis mikroorganisme, termasuk bakteria, Amuba, virus dan jamur. Enam jenis diantaranya bisa memicu wabah.

Penyakit ini bisa disebarkan melalui batuk dan bersin. Kondisi tempat tinggal yang kumuh dan terlalu padat, seperti yang terjadi di kawasan Sub-Sahara, mempercepat penyebaran wabah.

Meningitis ditandai dengan radang akut di selaput otak dan tulang belakang, dibarengi dengan gelaja panas tinggi, sakit kepala serta leher kaku. (CNN Indonesia)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.