Masjid bersejarah dari era Ottoman di Yunani utara rusak parah akibat kebakaran Rabu (22/3) pagi

masjid Sultan Bayezid/Sultan Celebi Mehmet di Didymoteicho, Yunani (AA)
Masjid bersejarah dari era Ottoman di Yunani utara rusak parah akibat kebakaran Rabu (22/3) pagi, menurut media lokal.

Penyebab kebakaran di masjid Sultan Bayezid masih belum diketahui.

Kantor berita Yunani ANA-MPA, melaporkan adanya kemungkinan terjadi kesalahan listrik.

Pasca insiden, pejabat Departemen Kebudayaan Maria Andreadaki-Vlazaki segera mengunjungi situs tersebut.

Atap kayu masjid, yang merupakan ikon khas arsitekturnya telah hancur, menurut ANA-MPA.

Wakil Menteri Luar Negeri Giannis Amanatidis mengatakan, kerusakan yang disebabkan api akan segera diperbaiki.

"Pemerintah ingin segera lakukan pemulihan", katanya.

Sementara Menteri Pendidikan Yunani, Kostas Gavroglu, menyebut masjid itu sebagai "monumen keagamaan yang sangat penting" bagi peradaban negara.

"Kerusakan karena terbakar api menjadi luka mendalam dan menyedihkan bagi kami", ungkapnya, ia juga mendukung restorasi masjid.

Masjid Sultan Bayezid terletak di kota Didymoteicho, dikenal pula sebagai masjid Sultan Celebi Mehmet.

Pembangunan masjid dimulai tahun 1389 dan selesai pada 1420, selama era awal Ottoman yang menguasai Yunani.

Tahun 2010, pemerintah Yunani memutuskan mereparasi masjid. Bangunan itu sementara ditutup dari kegiatan ibadah.

Pihak Turki ikut meratapi kerusakan ini.

"Kami sedih mengetahui kebakaran yang terjadi pada Masjid Celebi Sultan Mehmet di Didymoteicho, Yunani ...", menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri.

Turki menekankan pentingnya pemulihan masjid dalam bentuk aslinya, serta tetap melestarikannya bagi generasi mendatang.

Bangunan masjid menjadi salah satu contoh paling terkenal terkait warisan arsitektur Turki-Yunani.

Turki menyatakaan kesediaan bekerja sama dengan Yunani untuk membangun kembali masjid. (Anadolu Agency)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.