Seperti diketahui, Khalifa Haftar ada komandan militer pasukan Libya timur (LNA). Haftar adalah tokoh penting di era Khaddafi

Jenderal Khalifa Haftar, komandan Tentara Nasional Libya (LNA), setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov di Moskow, Rusia, (29/11/2016).
Kepala militer AS di Afrika pada Jum'at (24/3) mengatakan, hubungan antara Rusia dan komandan Libya Khalifa Haftar "tak terbantahkan".

Ini menjadi bukti kekhawatiran AS mengenai naiknya peran Moskow di Libya.

Jenderal AL Thomas Waldhauser, komandan tertinggi militer AS yang mengawasi pasukannya di Afrika, menyebut "ada kehadiran Rusia di kawasan".

"Mereka berada di sana, mencoba mempengaruhi kebijakan. Kami mengawasi mereka dengan perhatian besar. Selain militer, kami telah melihat beberapa aktivitas bisnis", ujar Waldhauser.

Amerika Serikat mengawasi kemungkinan kehadiran pasukan khusus Rusia di Sidi Barrani, Mesir, sekitar 100 km perbatasan Mesir-Libya.

Awal bulan ini, media berita Reuters melaporkan, "Rusia tampaknya mengerahkan pasukan khusus di pangkalan udara Mesir barat", dekat perbatasan Libya. Namun Rusia membantah laporan tersebut.

Para pejabat AS mengangap keterlibatan Rusia mungkin jadi bagian dari upaya mendukung Haftar.

"Saya pikir kita semua tahu, dalam pers terbuka, Rusia memiliki keinginan mempengaruhi kegiatan di Libya. Rusia dan Haftar, saya pikir hubungannya tidak bisa dipungkiri saat ini", ujar Waldhauser pada konferensi pers.

Washington juga memperhatikan ketertarikan Moskow atas minyak Libya.

Beberapa negara Barat, termasuk AS, mengirim pasukan khusus dan penasihat militer ke
Libya selama dua tahun terakhir.

Militer AS juga melancarkan serangan udara untuk membantu melawan ISIS di kota Sirte.

Waldhauser mengatakan, AS akan "mempertahankan pengaruh" di Libya lewat kerja sama dengan pemerintah resmi dalam menghadapi ISIS.

Menurutnya, masih ada sekitar 100-200 militan ISIS yang tersisa di Libya.

Seperti diketahui, Khalifa Haftar ada komandan militer pasukan Libya timur (LNA). Haftar adalah tokoh terbuang di era Khaddafi.

Libya di masa itu merupakan sekutu blok timur, yaitu Rusia. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.