Republik Syi'ah Iran mengklaim sukses menguji coba rudal dari jarak 250 km

Peluncuran rudal balistik jarak jauh oleh Garda Revolusi Iran. Foto dipublikasi oleh kantor berita Fars pada 9/2/2017 (Arab News)
Garda Revolusi Iran dikabarkan berhasil menguji rudal balistik, menurut kantor berita negara Fars.

Kepala divisi kedirgantaraan Garda, Amir Ali Hajizadeh, mengklaim rudal berhasil menghancurkan target dari jarak 250 km.

Laporan mengatakan, rudal balistik laut Hormuz 2 diuji pekan lalu.

Hormuz 2 mampu membidik target mengambang dengan akurasi tinggi hingga jarak 300 km, menurut Fars.

Kantor menurut berita Tasnim, Garda Revolusi mengklaim rudal balistik itu disiapkan untuk kepentingan sipil, namun rencana proyeknya dibatalkan setelah adanya ancaman dari AS.

"Kami telah menyiapkan rudal balistik untuk membawa satelit demi tujuan sipil. Tetapi beberapa pihak mengirimnya ke gudang setelah ada ancaman dari Amerika. Perilaku ini memalukan", katanya.

Dalam perkembangan terpisah, IranAir menerima pengiriman jet komersial kedua pasca kesepakatan sanksi nuklir dengan negara-negara besar.

Menurut sumber Eropa, tipe pesawat yang diterima ialah Airbus A330 jarak jauh.

Pesawat akan digunakan untuk rute Eropa, penerbangan ke Beijing serta Kuala Lumpur.

Sebelumnya, Iran menerima pesawat jarak menengah A321 awal 2017. Pengiriman kedua A330 direncanakan beberapa minggu ke depan.

IranAir memesan 100 jet dari Airbus dan 80 unit dari Boeing di bawah kesepakatan pengurangan sanksi.

Kebutuhan dirgantara negara Syi'ah itu sempat diembargo selama beberapa tahun karena berambisi membuat senjata nuklir. (Arabnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.