Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi ibu tersebut bernama Siham Nimr (49) dari kamp pengungsi Shuafat di Yerusalem Timur

Penjaga Gerbang Damaskus di Kota Tua (AlJazeera)
Seorang wanita Palestina tewas ditembak mati oleh polisi Israel di pintu masuk Kota Tua Yerusalem, menurut saksi dan para pejabat. Mereka menduga perempuan tersebut berusaha menusuk pasukan.

Foto yang beredar di media sosial menunjukkan seorang wanita setengah baya tertelungkup setelah diserang di luar pintu gerbang utama ke kota tua.

"Saya tidak melihat pisau, yang saya lihat adalah bahwa ia tersandung dan meraih penghalang polisi, kemudian ditembak dua kali", ujar Mummad Shalodi, saksi di tempat kejadian.

Juru bicara polisi Israel Lubna al-Samri, dalam sebuah pernyataan, menyebut wanita itu berusaha menusuk seorang polisi dengan gunting di Gerbang Kota Tua.

Foto dari rekaman keamanan polisi mengekspose seorang wanita setengah baya dengan gunting di atas kepalanya.

Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi ibu tersebut bernama Siham Nimr (49) dari kamp pengungsi Shuafat di Yerusalem Timur.

Kantor berita resmi Palestina WAFA mengatakan, Nimr adalah ibu dari Mustafa Nimr, yang juga ditembak mati oleh polisi Israel pada umur 27, September lalu.

Penembakan terjadi dalam serangan malam di kamp pengungsi Shuafat Yerusalem.

Polisi awalnya mengklaim Mustafa sebagai seorang penyerang. Namun kemudian mengakui bahwa itu tidak benar.

Mustafa dan sepupunya, Ali, mencoba menghindari pemeriksaan dekat Shuafat saat mengemudi.

Ali kemudian didakwa dengan percobaan pembunuhan. Menurut jaksa, caranya mengemudi yang tidak menentu membuat petugas Israel menembak.

Menurut media lokal, Nimr adalah wanita pertama yang tewas di tangan pasukan Israel pada tahun 2017. (Al-Jazeera)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.