"Kami warga Kramat Sentiong enggak setuju. Saya enggak suka agama saya dihina", tegas seorang ibu berumur 57 tahun

Ibu-ibu menolak Djarot, pasangan terdakwa penista agama
Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat menyampaikan sambutan saat acara pengajian bulanan An Nisaa di Jalan Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat.

Namun sekitar 20 meter dari tempat acara tersebut, terdapat belasan ibu-ibu yang menolak kedatangan cawagub petahana ini.

Warga yang menolak Djarot ini membawa spanduk bertuliskan: Kami warga kelurahan lontar menolak kedatangan paslon 2 atau penista agama.

"Saya juga enggak setuju agama saya dihina. Itu pengajian cuma kedok. Baru kali ini ada pengajian, biasanya enggak ada acara ginian (pengajian)", ujar seorang ibu bernama Hajijah, Senin (20/3).

Perempuan berusia 57 tahun ini mengaku, warga di daerah tempat tinggalnya tidak ada yang diundang hadir mengikuti pengajian.

"Kami warga Kramat Sentiong enggak setuju. Saya enggak suka agama saya dihina", tegasnya.

Rini, perempuan berusia 43 tahun, juga mengatakan hal yang sama. Ia menyebutkan, warga setempat tidak dapat informasi terkait acara tersebut.

"Warga sini justru enggak tahu ada acara apa, enggak ada informasi, dan itu mah yang datang ke pengajian (Djarot) bukan orang sini", ujar Rini.

Ani, selaku koordinator RelaNU sekaligus panitia acara mengatakan, pengajian ini biasa diadakan warga setiap satu pekan sekali. Namun, ia mengaku kedatangan Djarot memang mendadak.

"Memang kita suka mengadakan pengajian, biasanya di mushala tapi enggak muat. Kalau (kehadiran) Pak Djarot dadakan", jelasnya.

"Ini warga sini enggak ada yang nolak, malah membludak yang datang lebih dari 600 orang. Itu mungkin yang RT 10, ya kali enggak suka. Kita juga enggak ada bagi-bagi sembako, pengajian kita setiap Senin", Ani mengklaim.

Sementara, Djarot enggan menanggapi soal penolakan sejumlah ibu-ibu usai mengisi sambutan acara ini.

Tidak ada insiden apapun hingga Djarot pergi dari lokasi. (Liputan6)
Share To:

Risalah Media

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.