Jalan-jalan al-Bab terlihat mulai hidup, anak-anak bermain, dan toko-toko buka

Warga kembali ke tempat tinggalnya

Warga kota al-Bab, Suriah, mencoba menjalani kehidupan normal dengan masuk kembali ke kota itu.

Al-Bab telah dibebaskan dari ISIS oleh angkatan bersenjata Turki dan Free Syrian Army (FSA) dalam Operasi Euphrate Shield.

Jalan-jalan al-Bab terlihat mulai hidup, anak-anak bermain, dan toko-toko buka.

Para penduduk berusaha mencari sisa barang-barang pribadi di bawah reruntuhan rumah mereka.

Infrastruktur kota rusak berat selama pertempuran terjadi antara ISIS dan FSA, membuat kota harus berjalan tanpa listrik atau air.

Saat ini, kebutuhan listrik dipasok oleh generator dan air diperoleh dari sumur terdekat.

Warga al-Bab juga menghadapi masalah karena pabrik roti belum berfungsi maksimal. Organisasi non-pemerintah mencoba memenuhi kebutuhan roti.

Ahmad al-Sabagh, seorang guru bahasa Arab dari al-Bab, mengatakan bahwa semua pihak harus berupaya untuk merehabilitasi kota al-Bab.

Ia dan rekan-rekannya mencoba mengunjungi sekolah-sekolah yang telah rusak karena bom Turki atau jebakan dan bom bunuh diri ISIS.

Sekolah harus direhabilitasi. Jalan harus diaspal. Listrik dan air minum harus dijalankan lagi. Pintanya.

Al-Bab termasuk kota besar. Tidak adil melihatnya dalam kondisi menyedihkan ini, keluh Sabagh.

Menurut Muhammad Ebu Kese, wakil dari Turkey Diyanet Foundation (TDV), saat ini 10.000 orang tinggal di al-Bab.

NGO itu mencoba mendistribusikan roti dan paket makanan dasar untuk warga yang membutuhkan. (Orientnews)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.