Kondisi pasar minyak mentah membaik setelah adanya kesepakatan para produsen (OPEC, Rusia dll) mengenai pembatasan produksi

Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih (Reuters)
Menteri Energi Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan pada Selasa (7/3), bahwa kondisi pasar minyak membaik setelah adanya kesepakatan para produsen minyak mengenai pembatasan produksi.

Saudi memimpin kesepakatan diantara Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dengan produsen utama lainnya, seperti Rusia, Meksiko dan Kazakhstan, untuk memangkas produksi minyak mentah global sekitar 1,8 juta barel per hari (bph), berlaku sejak 1 Januari.

Kerajaan sendiri memotong lebih besar dari angka di perjanjian. Produksi Kerajaan Sunni itu diturunkan menjadi dikiraran < 10 juta barel per hari, menurut al-Falih.

Partisipasi pemasok lain mitra telah memotong lebih dari 1,5 juta barel per hari, jelasnya.

Permintaan minyak global akan naik 1,5 juta barel per hari di tahun 2017, sementara produksi Amerika Serikat, Brazil dan Kanada akan menurun akibat penuaan ladang aktifnya.

"Ada alasan optimis dengan secara hati-hati melakukan pemulihan (harga)", ujar Falih.

Patokan pasar minyak mentah Brent ditutup pada harga $55,92 per barel, naik 10% sejak kesepakatan berlaku.

Namun, Falih memperingatkan tentang risiko "kegembiraan irasional" di kalangan investor.

"Persediaan minyak di seluruh dunia jatuh lebih lambat daripada yang saya pikir", ujar Falih.

Persediaan di negara maju stabil di kisaran 300 juta barel.

Dalam konferensi pers bersama itu, Falih, beserta Menteri Minyak Rusia Alexander Novak, Wakil Sekretaris Meksiko bidang Energi Aldo Flores, Menteri Perminyakan Irak Jabar al-Luaibi dan Sekretaris Jenderal OPEC Mohammed Barkindo, merasa senang dengan hasil perjanjian.

Rusia berkomitmen penuh pada perjanjian, serta meminta semua negara mematuhi penyunatan produksi, kata Novak.

Namun OPEC tidak akan membiarkan produsen saingan mengambil keuntungan dari perjanjian mereka.

Lembaga itu akan mengajak pemain minyak shale AS dan hedge fund, berbicara tentang cara terbaik mengatasi kelebihan suplai global. (Reuters)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.