Pentolan ISIS asal Indonesia, Bahrumsyah alias Abu Muhammad al-Indunisy, dilaporkan tewas di Suriah

Bahrumasyah
Pentolan ISIS asal Indonesia, Bahrumsyah alias Abu Muhammad al-Indunisy, dilaporkan tewas di Suriah.

Kematiannya diduga akibat bom bunuh diri gagal saat menyasar pasukan rezim Assad di wilayah Palmyra. Seperti diklaim oleh media pro rezim, al-Masdar news

ISIS juga mengonfirmasi kematian Bahrumsyah, namun mereka mengklaim serangannya berhasil mengenai sasaran.

Bahrumsyah mendapat sorotan setelah muncul dalam video saat mengajak warga Indonesia bergabung dengan ISIS, di masa awal kelompok itu berkembang.

Menurut sejumlah laporan, Bahrumsyah dipilih langsung oleh Abu Bakar al-Baghdadi memimpin 'Katibah Nusantara', unit militan asal Nusantara yang berpusat di Raqqah, Suriah.

Sebelum berangkat ke Suriah 2014 lalu, Bahrumsyah adalah gembong grup teror yang disebut 'Mujahidin Indonesia Barat'.

Ia juga pernah diisikan tewas 2015 lalu, namun hal itu dikonfirmasi tak benar setelah fotonya yang masih hidup dan terluka beredar diantara penggemar ISIS Indonesia.

Sejumlah pengamat mengatakan, Bahrumsyah merupakan jaringan ISISers Indonesia, bersama dengan Bahrun Naim, salim Mubarok Attamimi dan Aman Abdurrahman.

Bahrun Naim dan Abu Jandal juga berangkat ke Suriah, sementara Aman Abdurrahman mendekam di penjara Nusakambangan karena terlibat kasus pelatihan militan di Aceh.

Bahrun Naim diyakini Kepolisian sebagai orang yang mengotaki serangan di Thamrin, Jakarta, awal 2016 lalu.

Sementara Salim alias Abu Jandal terkenal karena menantang TNI/Polri melalui video propaganda pada 2015.

Salim dinyatakan tewas di Mosul dalam serangan bom bunuh diri melawan pasukan Irak, 2016 lalu. (CNN Indonesia/Staitstimes/rslh)
Share To:

Taufiq Risalah

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.