Pasukan rezim Assad dan sekutunya menjadi pembunuh warga sipil terbesar di Suriah. Yaitu lebih dari 83.500 orang, dari 96 ribu korban yang tercatat SOHR

Korban terbaru serangan rezim Assad di pinggiran Homs
Kelompok pemantau HAM SOHR yang berbasis di Inggris, melaporkan sekitar 465.000 orang di Suriah tewas dan hilang, Senin (13/3).

SOHR sendiri mendokumentasikan lebih dari 321.000 kematian sejak awal perang pada 2011 silam. Sementara lebih dari 145.000 lainnya dilaporkan hilang.

Diantara angka korban tewas tercatat, sedikitnya 96.000 adalah warga sipil.

17.411 diantaranya masih anak-anak (di bawah 18 tahun) dan sekitar 10.847 korban adalah wanita. SOHR menggunakan jaringannya di seluruh negeri untuk memantau angka korban.

Pasukan rezim Assad dan sekutunya menjadi pembunuh warga sipil terbesar. Yaitu lebih dari 83.500 orang. Sekitar 27.500 korban meninggal akibat serangan udara dan 14.600 disiksa di penjara.

Sementara serangan pejuang oposisi menewaskan "hanya" sekitar 7.000 warga sipil, ungkap SOHR.

Di lain pihak, kelompok militan ISIS membunuh lebih dari 3.700 warga sipil.

Lalu serangan udara koalisi pimpinan AS membunuh sekitar 920 warga sipil. sedangkan militer Turki, yang membantu oposisi di Suriah utara, menewaskan lebih dari 500 warga sipil.

Meski paling banyak menewaskan korban sipil, rezim Assad kerap menyangkal menargetkan warga maupun melakukan penyiksaan/pembunuhan di luar hukum.

Kelompok oposisi dan Turki juga menyangkal menargetkan warga sipil.

Sementara koalisi pimpinan Amerika mengklaim telah berusaha keras menghindari korban sipil dan selalu menyelidiki laporan korban. (Al-Arabiya/SOHR)
Share To:

Taufiq Akbar Wardiana

Berita dan informasi dengan sudut pandang Islam

Post A Comment:

0 comments so far,add yours

Note: only a member of this blog may post a comment.